Afghanistan 'paling berbahaya bagi wanita'

Terbaru  15 Juni 2011 - 15:57 WIB

Tingkat kekerasan yang tinggi dan kemiskinan menjadikan Afghanistan tempat paling berbahaya

Afghanistan adalah tempat paling berbahaya di dunia bagi seorang wanita, demikian menurut sebuah jajak pendapat baru yang dilakukan oleh para ahli masalah gender.

Penelitian yang dilakukan oleh Klik Yayasan Thomson Reuters yang bermarkas di Inggris itu menyimpulkan tingginya tingkat kekerasan, pelayanan kesehatan yang buruk dan kemiskinan di Afganistan memicu kondisi terburuk bagi kaum perempuan.

Penelitian itu meminta 213 ahli gender dari lima benua untuk menyusun peringkat negara-negara di dunia berdasarkan risiko, termasuk faktor budaya dan agama, akses terhadap pelayanan umum dan perdagangan manusia.

Afghanistan dinyatakan yang terburuk, meski sudah ada intervensi negara-negara Barat selama 10 tahun.

Republik Demokratik Kongo dan Pakistan menyusul di posisi kedua dan ketiga.

India - negara demokrasi terbesar di dunia - berada di peringkat keempat negara paling berbahaya bagi wanita, terutama akibat tingginya tingkat pembunuhan bayi perempuan dan perdagangan manusia untuk dijadikan pelacur.

Somalia, yang selama dua puluh tahun ini tidak memiliki pemerintah pusat yang efektif, berada di posisi kelima.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.