Uni Eropa lanjutkan bahas krisis Yunani

Hak atas foto Reuters
Image caption Pertemuan puncak Uni Eropa hari ini diharapkan dapat menuntaskan krisis Yunani.

Pertemuan puncak pemimpin Uni Eropa akan digelar hari Kamis (21/7) di Brusel, Belgia, untuk menyelesaikan krisis utang Yunani serta mencegah dampak krisis ini.

Langkah-langkah yang disiapkan antara lain berupa paket pinjaman baru kepada Yunani serta meningkatkan peran investor swasta dalam restrukturisasi utang.

Sejumlah laporan juga menyebutkan persoalan pajak yang dikenakan kepada bank juga akan dibahas dalam pertemuan ini.

Tetapi Kanselir Jerman Angela Merkel meminta agar semua pihak tidak terlalu optimis bahwa hasil pertemuan ini akan segera menuntaskan krisis Yunani.

Akibat krisis yang mendera negara itu, Yunani telah menerima paket bantuan pertama pada Mei tahun lalu, tetapi krisis tetap berlanjut.

Hal ini ditandai belum terlihatnya kepercayaan pasar keuangan global, yang dikhawatirkan mengancam masa depan Eropa.

Para politisi dan investor kemudian menyerukan agar dilakukan upaya aksi berkelanjutan untuk mengakhiri krisis.

"Situasinya sudah sangat serius, ini bukan lagi ilusi, " kata Presiden Komisi Eropa Jose Manuel Barroso, hari Rabu (20/7).

"Hal ini membutuhkan upaya serius. Jika dibiarkan, dampak negatif akan dirasakan seluruh Eropa..."

Belum sepakat

Sementara, Gubernur Bank Inggris, Sir Mervyn King, mengatakan krisis Eropa beresiko serius terhadap sistem keuangan Inggris.

Pada Selasa (19/7) malam, Presiden Barack Obama juga telah meminta Merkel agar segera menanggulangi krisis utang Yunanti agar berdampak pula pada pemulihan ekonomi global.

Dana Moneter Internasional, IMF, juga meminta Uni Eropa mengambil tindakan cepat.

Menunda tindakan akan berdampak "sangat mahal" untuk ekonomi dunia, kata IMF.

Tetapi sejauh ini belum ada kata sepakat di antara pemimpin Uni Eropa soal cara terbaik menyelesaikan krisis.

Para pengamat mengatakan, perbedaan itu bisa diatasi dengan konsensus baru berupa perlunya pinjaman baru, meski ini dianggap bukan penyelesaian mendasar untuk menangani krisis Yunani.

Athena sendiri dilaporkan telah menerapkan kebijakan penghematan, termasuk pemotongan belanja dan kenaikan pajak.

Bagaimanapun, ada anggapan langkah itu tidak cukup. Dan satu-satunya cara untuk menyelesaikan masalah ini adalah merestrukturisasi utang Yunani, demikian menurut sejumlah pengamat.

Jerman misalnya telah mengusulkan hal itu, dan Merkel menginginkan agar investor swasta, terutama bank, untuk berpartisipasi dalam restrukturisasi ini.

Berita terkait