Patung Herakles dipulangkan ke Turki

Terbaru  23 Juli 2011 - 19:12 WIB
situs arkeologi di Turki

Turki memiliki banyak situs arkeologi dan beberapa dilaporkan menjadi sasaran penjarahan

Museum Seni Boston, MFA, di Amerika Serikat akan memulangkan penggalan patung Herakles ke Turki.

Patung tersebut dibeli oleh museum tersebut pada tahun 1981. Namun, benda seni bersejarah itu kemudian menjadi sumber sengketa.

MFA kini menyatakan akan mengirim penggalan atas patung Herakles ke Museum Antalya, di Turki tahun ini untuk di satukan dengan penggalan bawah

Pengumuman ini dipandang sebagai kemenangan bagi Turki yang sedang mencoba mendapatkan kembali artefak-artefak yang diyakini oleh negara itu menjadi sasaran penjarahan.

Diperkirakan patung Herakles akan dipinjamkan ke MFA setelah proses penyatuan kedua penggalan patung rampung.

Menurut catatan, bagian atas karya pahat yang menggambarkan manusia setengah dewa Hercules yang tampak letih tersebut dibeli oleh mendiang kolektor seni asal New York Leon Levy dan MFA pada tahun 1981 dari seorang dealer Jerman.

Bukti penjarahan

Satu tahun kemudian, karya seni pahat kuno tersebut dipamerkan di MFA sebelum dimasukkan ke gedung penyimpanan pada tahun 2007.

Tim arkeologi Turki yakin patung setengah badan tersebut dijarah dan dikirim keluar Turki.

Penggalan bawah patung Herakles tersebut ditemukan di Perge di belahan selatan Turki pada tahun 1980.

Pihak MFA selalu membantah argumentasi Turki dan menyatakan patung setengah badan mungkin saja ditemukan pada ''suatu saat di masa Kebangkitan Italia.''

Ketika berbicara kepada wartawan koran The Times, Katherine Getchell dari Boston Museum, mengatakan, "Mereka baru mengajukan kepada kami foto-foto dan bukti lain penjarahan di situs tersebut sekitar dua tahun lalu."

Turki sudah beberapa kali berhasil melacak benda-benda kuno dari wilayahnya yang muncul di negara lain.

Bulan Mei, Museum Peramon di Jerman setuju untuk mengembalikan patung Hittite setelah menteri kebudayaan Turki mengancam akan melarang arkeolog Jerman melakukan ekskavasi di negaranya.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.