PBB siapkan bantuan pangan lewat udara

Terbaru  27 Juli 2011 - 11:56 WIB

PBB perkirakan 12 juta orang di Tanduk Afrika terancam kelaparan.

Badan Pangan Dunia (WFP) mempersiapkan pesawat terbang untuk mengangkut bantuan pangan ke ibukota Somalia, Mogadishu di tengah upaya bantuan untuk jutaan orang kelaparan di kawasan Tanduk Afrika.

Juru bicara WFP, David Orr, berharap pesawat bantuan itu bisa lepas landas dari Nairobi, Kenya, pada Rabu (27/7).

Seharusnya pesawat bantuan itu terbang sehari sebelumnya namun batal di saat-saat terakhir akibat masalah birokrasi di Kenya.

"Penerbangan ini adalah yang pertama dari serangkaian pengiriman bantuan. Jika sukses maka operasi bantuan ini akan berlanjut," kata Orr.

Pesawat-pesawat terbang yang disiapkan WFP ini akan membawa 14 metrik ton bantuan pangan untuk memerangi kekurangan gizi terutama pada anak-anak.

Bantuan udara ini juga akan dikirim ke kota Dolo, Ethiopia dekat perbatasan Somalia dan ke kota Wajir, di Kenya Utara.

Sejumlah organisasi kemanusiaan sudah terlebih dulu mengirimkan bantuan. UNICEF bahkan sudah mengirim lima ton bantuan ke Somalia selatan yang dikuasai pemberontak, awal bulan ini.

Bantuan dunia

"Penerbangan ini adalah yang pertama dari serangkaian pengiriman bantuan."

David Orr

PBB, pekan lalu secara resmi menetapkan bencana kelaparan di dua wilayah di Somalia.

Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon mendesak para pemimpin Arab Saudi, Kuwait dan Qatar segera memberi bantuan untuk negara-negara Afrika itu.

Selain itu, Ban juga meminta Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab, Sheikh Abdullah bin Zayed al-Nahayan menanggapi permintaan dana bantuan darurat dari PBB.

Sementara itu, di Nairobi digelar pertemuan yang membahas upaya bantuan termasuk ke sebagian wilayah Somalia yang dikuasai kelompok militan Al-Shabab.

Sebelumnya, dalam sebuah pertemuan darurat membahas bencana kelaparan Tanduk Afrika di Roma, PBB berhasil mengumpulkan dana bantuan sebesar US$1 miliar.

Dana ini merupakan hasil yang terkumpul sejak permintaan bantuan diserukan pada November 2010.

Bank Dunia juga menjanjikan bantuan lebih dari US$500 juta berupa bantuan modal untuk proyek peternakan jangka panjang dan bantuan langsung bagi korban kelaparan paling parah.

PBB memperkirakan 12 juta orang terkena dampak kekeringan panjang di Afrika Timur dan 3,7 juta di antaranya berada di Somalia.

Selain Somalia, negara-negara di Tanduk Afrika lain seperti Djibouti, Ethiopia, Kenya dan Uganda juga terkena dampak kekeringan terburuk dalam 60 tahun terakhir ini.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.