Konferensi jarak jauh Menkeu G7 bahas krisis

Terbaru  7 Agustus 2011 - 13:03 WIB
Seorang pria di Cina

Turunnya peringkat utang AS memicu kekhawatiran finansial global.

Menteri keuangan dari sejumlah negara dengan perekonomian besar dunia akan menggelar konferensi jarak jauh lewat telepon untuk membicarakan situasi terbaru menyangkut pasar finansial dunia.

Krisis utang kembar di dua negara anggota zona Eropa serta di AS telah menyebabkan kinerja pasar saham anjlok.

Menurut para pengamat, konferensi para pemuka kebijakan keuangan dunia ini bertujuan untuk menenangkan pasar sebelum pembukaan pasar saham global pada Senin pagi.

Sumber utama merosotnya indeks harga saham gabungan berbagai negara adalah rating utang AS yang diturunkan lembaga pemeringkat berpengaruh, Standard & Poor's, Jumat (5/8) dari AAA menjadi AA+.

Pasar juga dihantui bayangan krisis utang di zona Eropa akan segera menjerat perekonomian Spanyol dan Italia.

Beli utang Italia

Sumber di Roma seperti dikutip kantor berita AFP mengatakan para menteri keuangan dari negara-negara G7 yakni AS, Jerman, Inggris, Jepang, Prancis, Kanada, dan Italia akan melakukan konferensi jarak jauh untuk membahas situasi ini.

Pemerintah Jepang mengatakan pada kantor berita Reuters bahwa "normal menganggap" menteri keuangan negara G7 akan melakukan konferensi jarak jauh sebelum pasar saham Asia dibuka Senin.

Sementara itu, Bank Sentral Eropa (ECB) juga dijadwalkan menyelenggarakan pertemuan darurat yang sangat jarang dilakukan Minggu (7/8) untuk memutuskan apakah akan mulai membeli utang Italia, negara zona Euro terakhir yang terjerat krisis.

Menurut editor bisnis BBC, Robert Peston, keputusan ini akan sangat penting, meski anggota dewan yang mengelola bank sentral tersebut disebut-sebut memiliki sikap berbeda.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.