Depardieu minta maaf kencing di pesawat

Gerard Depardieu Hak atas foto AFP
Image caption Gerard Depardieu sedang membintangi film baru Asterix and Obelix

Aktor Prancis Gerard Depardieu meminta maaf karena insiden "memalukan" dimana dia dikeluarkan dari pesawat di Paris dengan tujuan Dublin.

Depardieu, 62 tahun, kencing di depan para penumpang setelah ditolak memakai toilet karena pesawat bersiap untuk lepas landas.

Awak kabin mengatakan kepadanya agar tetap duduk namun kemudian dia kencing di sebuah botol.

Rekannya sesama aktor Edouard Baer yang melakukan perjalanan bersama dia mengatakan sahabatnya memiliki masalah prostat dan belum minum.

Setelah dikeluarkan dari pesawat Depardieu baru naik pesawat lain menuju Dublin.

Dia terbang menuju Irlandia dengan Cityjet main film Asterix and Obelix: God Save Britannia.

Sempat berdiri

Dalam pernyataan yang dikeluarkan atas nama Depardieu ke media Prancis, Baer mengatkan dia telah memberikan botol untuk kencing namun luber terlalu penuh.

"Gerard kecewa dan menawarkan diri membersihkannya," ujar Baer.

"Dia punya masalah prostat dan sangat mengkhawatirkan serta mempermalukannya," lanjut dia.

"Dia juga terdiam membatu saat itu. Biasanya dia tidak seperti itu," tutur Baer.

Seorang penumpang yang pesawat CityJet yang dikontak radio Prancis hari Rabu mengatakan bahwa Depardieu berdiri beberapa menit sebelum lepas landas dan mengatakan dengan suara keras "Je veux pisser, je veux pisser" (Saya ingin buang air kecil).

Setelah insiden itu, pesawat dibawa kembali ke terminal bandara Charles de Gaulle dan Depardieu dikeluarkan dari pesawat.

Cityjet membenarkan pesawat itu tertunda dan lepas landas kemudian sesuai jadwal.

Dalam sebuah pernyataan perusahaan subsidi Air France itu menyatakan, "Pesawat AF5010 yang dijadwalkan berangkat 1845 dari Paris menuju Dublin tertunda karena insiden di atas pesawat yang melibatkan seorang penumpang yang menolak tetap duduk ketika pesawat dibawa ke landas pacu,"

"Kapten kapal membawa lagi pesawat ke tempat dimana para penumpang naik," katanya.