Pertempuran di ibukota Libia, Tripoli, mulai mereda

Tripoli Hak atas foto Reuters
Image caption Sebagian besar tembakan yang terdengar merupakan tembakan perayaan.

Sebagian besar pertempuran di ibukota Libia, Tripoli, dilaporkan sudah mereda dan pasukan pemberontak mengusai sejumlah besar kawasan di kota itu.

Masih ada kantung-kantung yang dikuasai para pendukung Kolonel Muammar Gaddafi namun sepanjang malam tidak banyak lagi pertempuran.

Suara tembakan yang terdengar kebanyakan merupakan tembakan perayaan oleh para anggota kelompok pemberontak.

Wartawan BBC di Tripoli melaporkan kelompok pemberontak tampaknya juga sudah menguasai hampir semua kawasan Bab al-Aziziya, yang merupakan pemukiman Kolonel Gaddafi.

Dan sejumlah anggota kelompok pemberontak juga mulai bergerak menuju kampung halaman Gaddafi di Sirte, di sebelah timur Tripoli, yang masih dikuasai pendukung pemerintah.

Dana untuk pemberontak

Sementara itu Afrika Selatan menentang upaya Amerika Serikat di PBB agar dana sebesar US$1,5 miliar yang disita dari pemerintah Libia diserahkan kepada kelompok pemberontak.

Amerika Serikat mengatakan dana itu amat dibutuhkan untuk bantuan kemanusiaan.

Namun Duta Besar Afrika Selatan di PBB, Baso Sangqu, mengatakan bahwa menyalurkan dana kepada para pemimpim pemberontak berarti pula pengakuan kepada mereka.

Padahal Persatuan Afrika dan pemerintah Afrika Selatan masih belum mengambil keputusan tentang dukungan politik kepada Dewan Transisi Nasional Libia, NTC.

Sebanyak 200 tokoh Afrika Selatan, termasuk seorang menteri senior kabinet, menandatangani petisi yang mengecam intervensi NATO di Libya.

Beberapa negara Afrika sudah mengakui NTC, termasuk dua negara yang dulu merupakan sekutu dekat Kolonel Gaddafi, Chad dan Burkina Faso.

Berita terkait