NATO serang wilayah Gaddafi

Image caption Jet Tornado Inggris dipakai untuk menyerang kota asal Gaddafi

Jet Tornado Inggris menembakkan peluru kendali berakurasi tinggi ke arah ruang bawah tanah besar di kota asal Kolonel Muammar Gaddafi, Sirte, kata para pejabat.

Pesawat tersebut lepas landas dari RAF Marham, Norfolk untuk melakukan misi serangan jarak jauh pada Kamis malam (25/8).

Pemberontak yang menghimpun kekuatan di timur Sirte telah bersiap-siap melakukan penyerangan. Mereka terus mengalami perlawanan kuat dari pendukung Gaddafi.

Pemimpin pemberontak sementara itu mendesak berbagai negara untuk mencairkan aset Libia.

PBB sudah sepakat untuk mencairkan dana sebesar US$1,5 miliar yang dibekukan lewat sanksi Dewan Keamanan saat kerusuhan dimulai pada bulan Februari, untuk membantu pemberian bantuan kemanusiaan segera.

Tornado

Dalam pernyataan yang dikeluarkan hari Jumat, Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan," formasi Tornado GR4...menembakkan peluru kendali berakurasi tinggi ke arah markas bawah tanah" di Sirte.

Tempat tersebut berisi pusat komando dan pengawasan. Tidak didapat isyarat apakah Gaddafi berada di Sirte yang berada 400 km timur ibu kota Tripoli ataukah berada di dalam runag bawah tanah saat diserang.

"Ini bukan masalah menemukan Gaddafi. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa rezim tersebut tidak memiliki kemampuan untuk melanjutkan perang terhadap warganya sendiri," Menteri Pertahanan Inggris Liam Fox kepada BBC.

"Serangan yang kami lakukan terhadap ruang bawah tanah di Sirte kemarin malam untuk memastikan tidak ada komando lain jika rezim berusaha meninggalkan Tripoli".

Berita terkait