Putra Gaddafi masih belum mau menyerah

Terbaru  1 September 2011 - 08:02 WIB
saif al-islam

Saif al-Islam Gaddafi belum mau menyerah kepada pasukan pemerintah transisi Libia.

Sejumlah putra Kolonel Muammar Gaddafi masih belum mau menyerah kepada pasukan tentara pemerintahan transisi yang telah menguasai ibukota Libia, Tripoli.

Putra Muammar Gaddafi, Saif al-Islam Gaddafi, masih terus mengobarkan semangat para pendukung ayahnya dan menjanjikan kemenangan dalam pertempuran menghadapi tentara pemerintahan transisi.

Pernyataan Saif ini berlangsung di tengah ultimatum pimpinan Dewan Transisi Nasional, NTC yang memintanya untuk menyerah.

"Perlawanan terus berlanjut dan kemenangan sudah dekat," katanya lewat sebuah pesan lisan yang disebarluaskan kepada para pendukung setia Gaddafi.

Dalam pesannya, Saif juga memperingatkan konsekuensi yang akan dihadapi tentara pemerintah transisi jika mereka tetap melancarkan serangan ke kota Sirte.

Menurutnya di kota itu ada sekitar 20.000 orang yang bersenjata yang siap mempertahankan kota tersebut.

Abaikan peringatan

Sebelumnya, putra Gaddafi yang lain, Saadi, mengatakan bahwa telah diberikan kepercayaan untuk bernegosiasi dengan pemerintah sementara Libia untuk mengakhiri pertempuran di Libia.

Namun tampaknya tawaran dan peringatan putra-putra Gaddafi ini tidak akan dipedulikan oleh pemerintahan transisi Libia.

"Perlawanan terus berlanjut dan kemenangan sudah dekat."

Saif al-Islam Gaddafi

Sejumlah komandan pasukan dibawah NTC mengatakan mereka tengah bergerak mengelilingi Sirte -kota tempat Kolonel Gaddafi dilahirkan- dan sejumlah wilayah lain yang masih di bawah kendali para loyalis Gaddafi.

Wartawan BBC di Tripoli, Kevin Connoly, mengatakan kondisi terakhir di kota Tripoli berada dalam keadaan stabil dan menilai ancaman Saif al-Islam sebagai sesuatu yang tidak masuk akal.

Connoly juga melaporkan bahwa keluarga Gaddafi muncul ke publik secara terpisah-pisah dan jika dilihat dari kondisi tersebut maka jelas kesan yang tertangkap adalah bahwa keluarga Gaddafi berada dalam kondisi yang tidak siap untuk menerima kekalahan.

Pernyataan sejumlah putra Gaddafi ini juga terjadi tak berapa lama setelah tentara pemberontak berhasil menangkap Menteri Luar Negeri pemrintahan Gaddafi, Abdelati Obeidi.

Kantor berita Reuters menyebutkan Obeidi ditangkap di lokasi perekebunannya di kota Janzour, pinggiran Tripoli.

Pemerintah transisi sejauh ini juga tidak tertarik untuk melakukan perundingan dan meminta para pendukung Gaddafi untuk segera menyerah.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.