Mantan komandan Yugoslavia dihukum

Terbaru  6 September 2011 - 19:59 WIB
perisic

Jenderal Perisic saat ini (ki) dan tahun 1999 saat masih berjaya di elit Serbia.

Mahkamah PBB di Den Hag menjatuhkan hukuman untuk pejabat militer tertinggi dari bekas negara Yugoslavia karena mendukung pasukan Serbia yang terlibat pembunuhan masal Muslim Srebrenica.

Jenderal Momcilo Perisic yang menjabat sebagai kepala staf angkatan bersenjata Yugoslavia selama perang di Bosnia dan Kroasia, dijatuhi hukuman 27 tahun penjara.

Ia dinyatakan bersalah membantu dan mendorong tindak kejahatan kemanusiaan walau ia dinyatakan tak terbukti terlibat langsung dengan pembantaian di Srebenica.

Jenderal berusia 67 tahun itu menyatakan diri tidak bersalah terhadap semua tuduhan.

Dengan berdandan rapi ia menghadiri sidang dan mencatat selama pembacaan keputusan.

Hakim Bakone Moloto mengatakan Perisic dinyatakan terbukti membantu dan mendorong tindak kejahatan kemanusiaan berdasarkan perbedaan pandangan politik, rasial dan keagamaan.

Ia juga dianggap melakukan hal yang sama sehingga terjadi serangan ke kalangan sipil di Sarajevo dan Srebenica.

Kesalahan lain adalah ia tidak menghukum bawahannya yang melakukan pembunuhan dan penyerangan ke Zagreb, Kroasia.

Hubungan ke Beograd

Keputusan pengadilan ini merupakan yang pertama dalam kasus serupa terhadap pejabat bekas negara Yugoslavia untuk kejahatan mereka terhadap Bosnia Hercegovina.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa ada kedekatan antara elit Serbia dengan kepemimpinan tertinggi Yugoslavia. Tetapi upaya untuk membawa bekas pemimpin Serbia dan presiden Yugoslavia ke pengadilan berakhir di tengah jalan ketika ia meninggal sebelum kasusnya tuntas.

Di pengadilan terbukti bahwa Perisic mengawasi bantuan logistik ke tentara Serbia yang melakukan serangan ke Bosnia dan Kroasia.

Perisic menyediakan sejumlah besar amunisi dan keperluan infantri, bahan bakar, pelatihan maupun bantuan teknis.

Selama sidang jaksa penuntut Mark Harmon mengatakan dari jauh Perisic memainkan peran penting dalam tindak kejahatan.

''Ia tidak membunuh orang, tidak membakar rumah orang, namun ia mendorong tindak kejahatan itu,'' kata Harmon.

''Ia tidak bisa mengelak dari tanggung jawab ini.''

Luput dari Srebenica

Namun Perisic dianggap tidak terlibat dengan peristiwa pembantaian di Srebenica.

Komandan militer Bosnia Serbia Jenderal Ratko Mladic, yang saat ini juga sedang menghadapi pengadilan di Den Hag, dikatakan jelas dengan amat sangat terbantu oleh kiriman logistik yang dikoordinir Perisic.

Hanya saja tidak ada bukti yang menunjukkan adanya kontrol yang efektiv atas Jenderal Mladicmaupun anggota tentara lain saat itu.

Perisic dianggap sama sekali tidak menduga bahwa Mladic akan secara sistematis melakukan pembantaian di Srebenica.

Perisic menyerahkan diri dan kemudian di bawa ke Den Hag Maret 2005 dan pengadilannnya dimulai Oktober 2008.

Selama 203 hari pengadilan, jaksa penuntut menghadirkan 82 saksi mata sementara tertuduh mendatangkan 22 saki mata.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.