NATO mengaku keliru membunuh wartawan BBC

Terbaru  9 September 2011 - 09:11 WIB
Ahmed Omed Khpulwak

Ahmed Omed Khpulwak ditembak karena dianggap pemberontak.

Pasukan internasional pimpinan NATO di Afghanistan, ISAF, mengaku keliru membunuh wartawan BBC, Ahmed Omed Khpulwak, pada bulan Juli.

ISAF mengatakan seorang tentara Amerika Serikat menduga wartawan itu adalah pemberontak ketika pasukan sedang menanggapi serangan dari kelompok militan di kota Tarin Kowt, di provinsi Uruzgan.

Khpulwak termasuk dalam salah seorang dari 19 yang tewas.

NATO melaksanakan penyelidikan setelah muncul pertanyaan atas laporan awal bahwa dia tewas karena aksi pemberontak.

BBC mengatakan bahwa ISAF telah memberikan klarifikasi yang mengakhiri ketidakpastian namun masih akan mempelajari rincian dari laporan lengkap yang diterima.

"Kematian Ahmed Omed mengangkat kembali bahaya besar yang dihadapi wartawan yang menempatkan dirinya di garis depan untuk memberikan berita-berita yang penting dari seluruh dunia," kata Direktur of BBC Global News, Peter Horrocks.

"Amat peting bagi wartawan untuk mendapatkan perlindungan yang terbaik saat melaporkan situasi yang berbahaya sehingga dunia bisa mendengar berita mereka."

Peter Horrocks menambahkan BBC akan terus mendukung keluarga Ahmed Omed Khpulwak.

Kartu pers?

Temuan ISAF menyimpulkan saat itu pasukan sedang menangani serangan pemberontak atas kantor Radio Televisi Afghanistan, RTA.

"Amat peting bagi wartawan untuk mendapatkan perlindungan yang terbaik saat melaporkan situasi yang berbahaya sehingga dunia bisa mendengar berita mereka."

Peter Horrock

Tentara sedang berupaya membersihkan bangunan setelah dua pembom bunuh diri meledak ketika mereka melihat seorang pria 'dengan sesuatu di salah satu genggaman dan sedang meraih sesuatu dengan tangan lain.'

Laporan itu juga menyebutkan bahwa berdasarkan peristiwa-peristiwa pada menit-menit sebelumnya, tentara itu menilai tindakan tersebut sebagai aksi pembom bunuh diri yang melangkah untuk meledakkan IED (bahan peledak buatan) yang menjadi ancaman bagi sejumlah tentara di sekitar. Dia menembak indvidu itu dengan M-4 dan menewaskannya.

Wartawan BBC, David Lyon, mengatakan Khpulwak pada sat itu bersembunyi di kamar mandi dan yang dia genggam kemungkinan adalah kartu pers.

ISAF menyatakan kematian Khpulwak adalah sebuah tragedi dan menyampaikan duka kepada keluarganya.

Namun mereka yakin bahwa tentara itu telah mengambil tindakan sesuai dengan undang-undang dalam konflik bersenjata serta peraturan saat terjadi kontak dan bertindak masuk akal dalam situasi itu.

Pertarungan sengit berlangsung di pasar Tarin Kowt setelah ledakan dari tiga pembom bunuh diri.

Para saksi mata mengatakan kedua belah pihak menggunakan senjata berat, roket peluncur granat, dan senapan mesin.

Taliban mengaku melancarkan serangan namun membantah telah membunuh wartawan dan menuduh pasukan pemerintah yang menembak dia saat berupaya menguasai kendali di kawasan itu.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.