Bentrok di Filipina tewaskan 15 orang

Terbaru  25 September 2011 - 19:39 WIB
jolo

Tiga belas anggota kelompok militan Islam dan dua tentara Filipina tewas dalam kontak senjata di Talipao, Kepulauan Jolo, Filipina selatan, hari Minggu (25/9).

Juru bicara militer di Filipina selatan Letkol Randolph Cabangbang mengatakan bentrok ini berawal ketika kelompok militan menyergap sejumlah anggota marinir.

Ia mengatakan kelompok militan yang melancarkan serangan mungkin keliru memperkirakan jumlah tentara pemerintah.

"Mereka mungkin mengira tentara yang sedang berdinas tidak banyak," kata Cabangbang.

"Padahal yang aktif berdinas tidak sedikit," kata Cabangbang yang menambahkan di pangkalan militer yang diserang terdapat 60-90 tentara.

Cabangbang menyebut pelaku penyergapan sebagai kelompok "Awiiyah" yang ia gambarkan sebagai organisasi radikal yang memiliki hubungan dengan Abu Sayyaf.

Abu Sayyaf adalah kelompok ekstremis Islam yang didirikan atas bantuan jaringan al Qaida pada 1990-an.

Pemerintah menuding kelompok ini berada di balik pengeboman, penculikan, dan serangan-serangan lain di Filipina selatan dalam kurun 20 tahun terakhir.

Para wartawan mengatakan pasukan khusus Amerika Serikat ditempatkan di Filipina selatan untuk membantu militer menumpas Abu Sayyaf, meski mereka tidak dibolehkan terlibat aktif di pertempuran.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.