Pewaris tahta Arab Saudi meninggal dunia

Terbaru  22 Oktober 2011 - 14:48 WIB
Pangeran Sultan

Pangeran Sultan sudah didiagnosa menderita kanker sejak tahun 2004.

Pewaris tahta Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Sultan bin Abdulaziz al Saud meninggal dunia di Amerika Serikat, Sabtu (22/10), demikian kabar yang dilansir Saudi TV.

Pangeran Sultan adalah saudara tiri Raja Abdullah dan menjadi urutan pertama penerus tahta. Selain itu, Pangeran Sultan juga menjabat menteri pertahanan dan penerbangan.

Pangeran yang berusia 80 tahun ini pada 2004 lalu sudah didiagnosa mengidap kanker kolon. Dan kemungkinan besar dia meninggal saat menjalani perawatan di New York.

Pada bulan Juli lalu, sang pangeran pernah menjalani pembedahan di kota yang sama.

Mahkamah Agung Kerajaan Arab Saudi membenarkan kabar wafatnya Pangeran Sultan seperti dikutip kantor berita Arab Saudi, SPA.

"Dengan duka mendalam Penjaga Dua Masjid Suci Raja Abdullah bin Abdulaziz menyatakan belasungkawa atas wafatnya Pangeran Sultan pagi ini karena sakit," demikian pernyataan resmi Kerajaan Arab Saudi.

Modernisasi militer

Pangeran Sultan adalah anggota keluarga paling berpengaruh di Arab Saudi yang dikenal sebagai ketujuh Sudairi dan salah satu putra pendiri kerajaan ini, Raja Abdulaziz atau lebih dikenal dengan nama Ibn Saud

Ketujuh Sudairi adalah putra-putra Ibn Saud dari istri yang paling berpengaruh, Hassa binti Ahmad al-Sudairi.

Putra tertua dari ketujuh anak itu adalah Raja Fahd yang meninggal tahun 2005 yang kekuasaannya dilanjutkan Raja Abdullah.

Keterlibatan Pangeran Sultan dalam pemerintahan adalah saat dia ditunjuk sebagai Gubernur Riyadh serta menjadi menteri pertahanan dan penerbangan pada 1963.

Sebagai menteri pertahanan, Pangeran Sultan mengucurkan anggaran miliaran dolar Amerika untuk modernisasi angkatan bersenjata dan menjadikan negeri itu sebagai konsumen persenjataan terbesar.

Selain itu, Pangeran Sultan juga berperan penting dalam mengembangkan maskapai penerbangan nasional, Saudia.

Di bidang politik, sang pangeran sangat mendukung hubungan dengan Amerika Serikat meski mendapat berbagai tantangan pasca tragedi WTC 9 September 2001.

Dalam hal ini, putra sang pangeran, Pangeran Bandar berperan sangat penting dalam kedudukannya sebagai Duta Besar Arab Saudi untuk Amerika Serikat selama lebih dari 20 tahun.

Penerus tahta

Angkatan Darat Arab Saudi

Pengeran Sultan mengucurkan anggaran miliaran dolar untuk modernisasi militer Arab Saudi.

Dilihat dari urutan keluarga maka penerus tahta berikutnya adalah Pangeran Nayef, 78, yang adalah adik Raja Abdullah.

Pangeran Nayef saat ini menjabat menteri dalam negeri dan memegang kendali atas pasukan keamanan sejak 1975.

Berbeda dengan Raja Adbullah yang dianggap banyak kalangan sebagai tokoh reformis, Pangeran Nayef diyakini lebih dekat dengan para ulama konservatif aliran Wahabi.

Pada 2009, saat Pangeran Sultan sakit, Raja Abdullah menunjuk Nayef sebagai wakil perdana menteri kedua yang secara tradisional adalah posisi untuk penerus tahta urutan kedua.

Meski demikan, Raja Abdullah telah membentuk dewan suksesi yang terdiri atas saudara dan para keponakannya untuk menentukan siapa yang menjadi pewaris tahta kerajaan Arab Saudi menggantikan mendiang Pangeran Sultan.

Namun, analis Timur Tengah BBC, Sebastian Usher mengatakan dengan generasi pimpinan Arab Saudi yang kini rata-rata berusia 70-80 tahun, sebenarnya tidak terlalu jelas siapa yang akan mengambil alih kekuasaan dinasti Ibn Saud saat mereka semua meninggal dunia.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.