Putaran akhir untuk paket pemotongan anggaran Italia

Berlusconi Hak atas foto AFP
Image caption Silvio Berlusconi berjanji untuk mundur jika paket pemotongan anggaran disetujui parlemen.

Majelis rendah parlemen Italia akan menggelar pemungutan suara terkait dengan kebijakan pemotongan anggaran.

Pemotongan anggaran ini sendiri merupakan permintaan Uni Eropa dan didesain untuk mengembalikan kepercayaan pasar atas ekonomi negara itu.

Pemungutan suara ini juga akan menjadi jalan bagi Perdana Menteri Silvio Berlusconi untuk mundur.

Jumat sebelumnya Senat telah menyatakan dukungan atas rencana penghematan anggaran, yang termasuk diantaranya adalah peningkatan usia pensiun, kenaikan harga BBM dan penjualan aset negara.

Pengumuman rencana pemotongan anggaran ini disambut baik pasar dengan sejumlah bursa Eropa naik 2-3% dan bunga surat obligasi 10 tahun Italia turun.

Kepala IMF Christine Lagarde juga menyambut baik dengan menyebutnya sebagai ''kemajuan signifikan,'' yang dibuat untuk mengatasi krisis politik di Italia dan Yunani.

Yunani sebelumnya telah mengangkat pelaksana tugas Perdana Menteri Lucas Papademos Jumat kemarin.

"Apa yang kita inginkan di IMF adalah stabilitas politik dan kebijakan yang jelas di dua negara tersebut. Saya yakin kemajuan signifikan telah dicapai,'' kata Lagarde dalam sebuah kunjungan ke Tokyo, Jepang.

Bergerak cepat

Berlusconi, yang kehilangan suara mayoritas di parlemen pada Selasa (08/11) lalu telah berjanji akan mundur setelah kebijakan pemotongan anggaran diloloskan oleh parlemen.

Pada Kamis (10/11), Presiden Giorgio Napolitano - yang perannya kebanyakan adalah bersifat seremonial - mengatakan dia mengharapkan ''kesalahpahaman atau keraguan bisa dihilangkan,'' ketika perdana menteri memenuhi janjinya untuk mundur.

Majelis rendah, diharapkan akan menyelesaikan pemungutan suara Sabtu ini, sehingga bisa membuat Napolitano menerima pengunduran diri Berlusconi secepatnya pada Sabtu sore waktu setempat.

Mario Monti, seorang teknokrat yang merupakan mantan komisioner Uni Eropa disebut-sebut sebagai calon kuat pengganti Berlusconi.

Monti, yang juga dikenal sebagai ekonom terkemuka, merupakan tokoh yang dipercaya oleh pasar keuangan karena dianggap sebagai orang yang tepat untuk memimpin di waktu krisis seperti sekarang.

Kebijakan pemotongan anggaran ini diharapkan mampu menghemat 59,8 miliar euro dengan memotong sejumlah anggaran pengeluaran dan peningkatan pajak, dengan tujuan untuk menyeimbangkan anggaran 2014.

Kebijakan penghematan itu diantaranya adalah

  • Peningkatan PPN dari 20% jadi 21%
  • Pembekuan gaji sektor publik hingga 2014
  • Usia pensiun bagi wanita di sektor swasta akan meningkat dari 60 di tahun 2014 menjadi 65 di tahun 2026, atau sama dengan pria.
  • Kebijakan untuk melawan pengurangan pajak akan diperketat, termasuk batasan 2.500 euro untuk transaksi kas.
  • Akan ada pajak khusus bagi sektor energi.

Sebuah tim Uni Eropa telah memulai kunjungan di Roma, mengawasai bagaimana rencana Italia untuk memangkas beban hutang, 120% dari PDB.

Ekonomi Italia tumbuh dengan rata-rata 0.75% per tahun selama 15 tahun terakhir.

Berita terkait