Mahkamah bahas lokasi sidang Saif al-Islam

Terbaru  19 November 2011 - 23:17 WIB
Saif al-Islam

Saif al-Islam di dalam pesawat dan mengatakan dia baik-baik saja.

Jaksa Penuntut Mahkamah Kejahatan Internasional Luis Moreno Ocampo mengatakan akan berkunjung ke Libia pekan depan guna membicarakan lokasi pengadilan Saif al-Islam Gaddafi, putra mantan pemimpin Libia.

Ocampo mengatakan kepada para wartawan bahwa penangkapan Saif al-Islam merupakan berita bagus, ditangkap dalam keadaan hidup dan akan menghadapi sidang.

"Beritanya adalah Saif akan mendapatkan keadilan. Kapan dan bagaimana, itulah yang akan kami bicarakan," kata Ocampo.

Luis Moreno Ocampo mengatakan hal tersebut setelah Dewan Peralihan Nasional Libia mengumumkan penangkapan Saif al-Islam (39) di Libia hari Sabtu (19/11).

Putra mendiang pemimpin Libia Kolonel Gaddafi tersebut dituduh melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Mahkamah Kejahatan Internasional yang berkedudukan di Den Haag mengatakan telah diberitahu secara resmi mengenai penangkapan Saif.

Kerjasama

Juru Bicara Mahkamah Kejahatan Internasional Fadi el-Abdallah mengatakan kepada BBC bahwa Libia mempunyai kewajiban menyerahkan Saif al-Islam kepada Mahkamah Kejahatan Internasional.

Uni Eropa menyerukan kepada pemerintah sementara Libia untuk memastikan Saif al-Islam disidangkan dan bekerjasama penuh dengan Mahkamah Kejahatan Internasional.

Saif al-Islam

Saif al-Islam diyakini telah dipersiapkan untuk menggantikan ayahnya, Kolonel Gaddafi.

Namun Menteri Penerangan Libia Mahmoud Shammam mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa Saif al-Islam mungkin akan disidangkan di Libia.

Para pejabat mengatakan Saif al-Islam ditangkap di daerah Obari, Libia bagian selatan oleh pasukan milisi yang bermarkas di Zintan yang bekerjasama dengan Dewan Peralihan Nasional Libia. Dia kemudian diterbangkan ke kota Zintan.

Menteri Kehakiman Dewan Peralihan Nasional Libia Mohammed al-Allaqi mengatakan Saif akan segera dibawa ke Tripoli dari Zintan. Kepada seorang wartawan Reuters yang berada dalam satu pesawat dengannya, Saif mengaku baik-baik saja.

Saif al-Islam sebelumnya disebut-sebut dipersiapkan untuk menggantikan ayahnya, Mummar Gaddafi, tetapi ayahnya digulingkan dari kekuasaan dalam pergolakan dan kemudian tewas tak lama setelah ditangkap pada 20 Oktober.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.