Tiga parpol Tunisia berbagi posisi

Terbaru  22 November 2011 - 09:01 WIB
Tunisia

Tiga orang ini memiliki catatan sebagai oposisi ketika Ben Ali berkuasa.

Tiga partai politik besar di Tunisia memutuskan untuk berbagi posisi puncak di pemerintahan.

Hamadi Jebali, dari Partai Islam Ennahda, akan menjadi Perdana Menteri.

Moncef Marzouki dari Partai Republik Kongres akan menjadi presiden dan Mustafa Ben Jaafar dari Partai Etttakol akan menjadi Ketua Majelis.

Partai Ennahda menang dalam pemilu bulan lalu, yang merupakan pemilu pertama di Tunisia setelah Presiden Zine al-Abidine Ben Ali dipecat dari jabatannya setelah berkuasa selama 23 tahun.

Ben Ali turun sebagai presiden menyusul gelombang protes yang terjadi di Tunisia dan beberapa negara Timur Tengah.

Partai Islam moderat Ennahda mendapatkan 89 kursi dari seluruh kursi parlemen yang berjumlah 217, sementara Partai Republik Kongres memperoleh 29 kursi, dan Partai kanan-tengah Ettakatol meraih 21 kursi.

Majelis ditugaskan untuk merancang konstitusi baru. Kantor Berita AFP menyebutkan pertemuan pertama akan digelar untuk pertama kalinya pada Selasa ini.

"Kami telah mendapatkan persetujuan untuk melakukan pemilihan dalam waktu tidak lebih dari satu tahun," kata juru bicara Ennahda Nourdine Bhiri.

Para kandidat akan mendapatkan persetujuan dari Majelis Konstitusi.

Tiga orang yang akan menduduki posisi tertinggi di Tunisia itu memiliki catatan sebagai oposisi ketika Ben Ali berkuasa.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.