Hukuman atas pria penghina Raja Thailand dikritik Uni Eropa

Terbaru  29 November 2011 - 16:17 WIB
Upacara menghormati Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej

Undang-undang Thailand menetapkan penghinaan atas keluarga kerajaan sebagai kejahatan.

Uni Eropa menyatakan keprihatinan yang mendalam atas keputusan pengadilan di Thailand yang menghukum penjara seorang pria karena mengirim pesan singkat (SMS) yang dianggap menghina raja.

Ampon Tangnoppakul dinyatakan bersalah mengirim pesan tersebut pada masa-masa puncak unjuk rasa antipemerintah tahun lalu.

Pria berusia 61 tahun itu dinyatakan bersalah dalam sidang pekan lalu dan diganjar hukuman 20 tahun penjara.

Pernyataan Uni Eropa juga mendesak agar pemerintah Thailand menghargai hak asasi manusia, termasuk kebebasan mengemukakan pendapat.

"Uni Eropa mendesak pihak berwenang Thailand menjamin penegakan hukum diterapkan secara nondiskriminatif dan proporsional dengan fokus menegakkan hak asasi manusia yang mendasar, termasuk kebebasan berekspresi," tulis pernyataan itu.

Lima tahun untuk setiap pesan

Ampon Tangnoppakul ditahan Agustus 2010 dan setelah ditangkap Biro Penyidik Thailand mengatakan pesan yang dia kirimkan itu "tidak layak dan dianggap menghina kerajaan serta mengecewakan yang menerima pesan."

Mei tahun lalu -ditengah gelombang unjuk rasa antipemerintah- Ampon mengirim empat pesan singkat kepada sekretaris pribadi perdana menteri saat itu, Abhisit Vejjajiva.

Pengadilan kemudian menjatuhkan hukuman lima tahun penjara untuk setiap pesan yang dia kirim.

Keluarga kerajaan merupakan hal yang amat peka di Thailand dan bagi hampir semua warga Thailand, Raja Bhumibol Adulyadej -yang berusia 83 tahun- tidak boleh dikritik.

Undang-undang Thailand menetapkan pencemaran, penghinaan maupun mengancam raja, ratu serta keluarganya sebagai pasal lese majeste atau kejahatan terhadap penguasa berdaulat.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.