Uni Eropa perketat sanksi terhadap Iran

fasilitas nuklir iran Hak atas foto AFP
Image caption Iran menegaskan program nuklir mereka untuk kepentingan damai.

Para menteri luar negeri Uni Eropa setuju untuk memperketat sanksi terhadap Iran terkait dengan program nuklir negara tersebut.

Dalam pengumuman yang disampaikan hari Kamis (1/12), Uni Eropa memasukkan 180 nama baru ke dalam daftar perusahaan dan individu Iran yang dikenai sanksi.

Juru bicara Uni Eropa bidang kebijakan luar negeri kepada BBC mengatakan sanksi baru akan mencakup pembekuan aset dan larangan bepergian kepada perusahaan dan pejabat Iran.

Para menteri Uni Eropa juga sepakat untuk melanjutkan pembahasan tentang kemungkinan boikot terhadap sektor energi Iran.

Uni Eropa mengatakan pembahasan ini diharapkan menghasilkan keputusan paling lambat bulan Januari 2012.

Pertemuan para menteri luar negeri Uni Eropa di Brussels ini digelar dua hari setelah sejumlah pengunjuk rasa menyerbu kantor kedutaan besar Inggris di Teheran, yang memicu pengusiran diplomat-diplomat Iran dari London.

Namun para pejabat Uni Eropa mengatakan sanksi baru ini bukan karena terjadi insiden penyerbuan kedutaan Inggris di Teheran.

Sektor keuangan

Sebelum pertemuan digelar, Menteri Luar Negeri Inggris William Hague mengatakan pihaknya ingin tekanan ekonomi terhadap Iran ditambah.

Secara khusus Hague ingin ada sanksi yang lebih besar bagi sektor keuangan Iran.

Dua puluh tujuh negara anggota Uni Eropa sebelumnya telah membekukan aset ratusan perusahaan Iran dengan tujuan mencegah investasi baru dan alih teknologi di sektor minyak dan gas Iran.

Pekan lalu Amerika Serikat, Kanada, dan Inggris mengumumkan sanksi terhadap Iran setelah badan pengawas nuklir PBB, Badan Tenaga Atom Internasional, mengatakan bahwa Iran melakukan beberapa uji coba yang terkait dengan pengembangan peralatan nuklir.

Teheran selalu mengatakan program nuklir mereka semata-mata untuk kepentingan damai.

Berita terkait