BP tuding Halliburton 'hancurkan' bukti

Terbaru  6 Desember 2011 - 15:27 WIB
Api di pengeboran Teluk Meksiko

Pegiat lingkungan sama-sama memprotes BP dan Halliburton yang dituding mencemari Teluk Meksiko.

Raksasa perminyakan British Petroleum menuding perusahaan minyak yang juga penyedia layanan pengeboran, Halliburton, menghancurkan bukti-bukti memberatkan terkait bencana lingkungan tahun lalu dimana terjadi ledakan di Teluk Meksiko yang menewaskan 11 korban.

Dalam sebuah sesi dengar pendapat di pengadilan New Orleans, BP mengatakan Halliburton dengan "sengaja" menghancurkan hasil tes pada produksi semen yang dipakai di sumur Macondo yang meledak.

Halliburton membantah dan menyebut tudingan itu "tanpa dasar".

Semen adalah faktor kunci yang kemudian menyebabkan bencana tumpahan minyak di laut terbesar dalam sejarah AS.

Ledakan yang terjadi di kilang Deepwater Horizon bulan April kemudian menyebabkan tumpahnya 780 juta liter minyak mentah ke Teluk Meksiko.

Akibatnya BP dan Halliburton kemudian terlibat saling tuding sebelum digelar pengadilan untuk menentukan besaran ganti rugi akibat kejadian itu, awal tahun depan.

Melalui perang antar pengacara, dua pihak yang tadinya bermitra itu masing-masing mencoba mencari keuntungan maksimum sebelum sidang digelar, ulas wartawan BBC Steve Kingstone di Washington.

Saling tuding

BP memuat tudingannya terhadap Halliburton dalam dokumen yang diajukan ke pengadilan, Senin kemarin.

Setelah melihat hasil tes, BP menyebut Halliburton "menghancurkan catatan hasil tes begitu pula dengan contoh fisik semen yang dipakai dalam tes tersebut".

BP

Dari kongsi usaha, kini BP dan Halliburton menjadi seteru sengit.

BP juga mengatakan Halliburton gagal menujukan bukti model komputer yang menunjukkan bagaimana semen bisa muncul.

Dalam gugatannya BP minta agak dijatuhkan sanksi pada Halliburton, dengan dasar bahwa campuran cairan semen yang dibuat Halliburton "tak stabil".

Sebaliknya menurut Halliburton klaim ini tidak berdasar dan menantang pembuktiannya di pengadilan.

Perusahaan AS yang juga merupakan penyedia jasa perminyakan terbesar kedua di dunia itu juga menuding BP melakukan kecurangan dan pencemaran nama baik selama penyelidikan.

Menurut Halliburton BP lah yang memerintahkan dilakukan perubahan pada menit terakhir terhadap campuran semennya.

Kedua perusahaan terlibat saling tuding menjelang pengadilan yang membahas bencana minyak tumpah digelar bulan Februari.

Pengadilan ini diperkirakan akan menghitung besarnya tindak pelanggaran dan ganti-rugi yang layak terhadap terjadinya insiden ekologi mengerikan itu.

Masih akan ada lagi pembahasan lain di pengadilan menyangkut fase siapa yang harus menanggung biaya pembersihan dan pemulihan lingkungannya.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.