Kanada keluar dari Protokol Kyoto

Terbaru  13 Desember 2011 - 09:57 WIB
Kent

Menteri Lingkungan Kanada Peter Kent menilai Protokol Kyoto bukan jalur maju bagi solusi perubahan iklim dunia.

Kanada secara resmi keluar dari Protokol Kyoto yang mengatur soal perubahan iklim.

Menteri Lingkungan Kanada Peter Kent mengatakan protokol itu ''tidak mewakili langkah maju bagi Kanada'' dan negara ini akan menghadapi denda yang timpang karena gagal memenuhi target.

Kebijakan ini merupakan sah dan sudah diperkirakan sebelumnya, dan menjadi negara pertama yang keluar dari traktat global.

Protokol yang pertama kali dibuat di Kyoto, Jepang, tahun 1997 awalnya ditujukan untuk mengatasai pemanasan global.

"Kyoto, bagi Kanada, adalah masa lalu disaat kami mencabut hak kami dari Kyoto,'' kata Kent di Toronto.

Dia mengatakan secara formal pengunduran diri akan diajukan kepada PBB.

Rintangan

Peter Kent mengatakan ongkos bagi kewajiban Kanada dibawah protokol Kyoto berkisar US$13,6 miliar ''Itu berarti US$1.600 dari setiap keluarga Kanada - itu biaya Kyoto untuk Kanada, itu adalah warisan dari sebuah ketidakmampuan pemerintahan Liberal''.

Pemerintah Liberal Kanada terdahulu menandatangani Protokol Tokyo tetapi pemerintahan konservatif pimpinan Perdana Menteri Stephen Harper tidak pernah mengakuinya.

Dia mengatakan diluar dari biaya tersebut, emisi gas kaca masih akan terus meningkat karena dua negara polutan terbesar - AS dan Cina - tidak tercakup oleh kesepakatan Kyoto.

"Kami meyakini bahwa kesepakatan baru akan membuat kami lebih meningkatkan lapangan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi yang menggambarkan langkah maju,'' katanya.

Pengumuman Kent ini disampaikan hanya beberapa jam setelah sebuah kesepakatan baru perubahan iklim dicapai di Durban.

"Protokol Kyoto justru dianggap banyak pihak sebagai rintangan untuk bergerak maju, tetapi ada niatan baik yang ditunjukkan di Durban, kesepakatan itu akan berakhir dengan menyiapkan dasar bagi sebuah perjanjian di 2015.''

Dia mengatakan meski teks di kesepakatan Durban ''menyediakan sebuah celah bagi Cina dan India'', itu menggambarkan ''langkah maju''.

Kanada empat tahun lalu mengatakan tidak berniat untuk memenuhi komitmen Protokol Kyoto dan emisi tahunannya meningkat sekitar sepertiga sejak 1990.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.