Kuba longgarkan aturan pasarnya

Pemilik gerobak makanan Kuba Hak atas foto Reuters
Image caption Usaha eceran perseorangan dibolehkan untuk pertama kalinya setelah puluhan tahun.

Pemerintah Kuba melonggarkan aturan pasar bebasnya dengan memberi kesempatan pada warga perseorangan untuk memiliki usaha bidang jasa eceran.

Dari tanggal 1 Januari tahun depan kelas pekerja termasuk tukang kayu, pandai besi, fotografer dan tukang reparasi boleh membuka usaha sendiri.

Mereka juga diizinkan menentukan sendiri berapa tarif layanan jasa mereka, sementara pajak tetap dibebankan dan lokasi usaha tetap harus disewa dari pemerintah.

Kebijakan ini merupakan bentuk reformasi pasar terbaru yang ditempuh pemerintah negara Komunis di benua Amerika itu dengan tujuan untuk menghidupkan kembali ekonomi sosialis gaya Kuba dengan jalan mendorong tumbuhnya usaha mandiri.

Presiden Raul Castro, yang mengambil alih kekuasaan dari abangnya Fidel tahun 2008, mengatakan perubahan ini menunjukkan adanya upaya untuk menyesuaikan diri bukan untuk untuk meninggalkan ide sosialis yang dianut negara itu.

Pemerintahannya juga berencana mengurangi sampai 40% tenaga kerja dari sektor pemerintah ke sektor swasta pada tahun 2016, dibanding hanya 10% pada akhir tahun lalu.

Perubahan dramatis

Larangan membangun usaha milik pribadi telah dikendurkan, sejumlah besar pegawai negeri sipil diberhentikan, dan puluhan ribu warga Kuba telah mengajukan permohonan untuk membangun usaha sendiri.

Hak atas foto AP
Image caption Perubahan bukan untuk meninggalkan model sosialis kata Presiden Raul, tetapi penyesuaian.

Untuk pertama kalinya dalam puluhan tahun terakhir warga dibolehkan membeli dan menjual rumah dan mobil serta meminjam uang untuk membangun bisnis dari bank.

Awal tahun ini salon-salon dan tempat cukur rambut milik negara telah diserahkan pada para pekerjanya, yang kini belerja untuk mendapat penghasilan sendiri tetapi harus membayar pajak dan sewa serta jaminan sosial pada negara.

Langkah itu diperluas dengan izin untuk membuka lapangan usaha di bidang jasa eceran termasuk reparasi sepatu, jam dan alat elektronik, tulis koran resmi pemerintah komunis Kuba, Granma.

Perubahan akan terus dilontarkan dalam beberapa tahun mendatang, dimulai dari enam provinsi termasuk ibukota Havana.

Program reformasi Presiden Castro menurut pengamat menunjukkan adanya perubahan dramatis di Kuba, dimana hampir separuh abadnya dijalankan secara ekonomi terpimpin dengan hampir semua sektor ekonomi dikuasai negara.

Berita terkait