Israel tangkap politisi senior Hamas

Terbaru  20 Januari 2012 - 08:17 WIB

Aziz Dweik

Aziz Dweik menjadi salah satu dari 20 politisi Palestina yang ditangkap oleh Israel.

Pihak keamanan Israel telah menangkap seorang politisi senior Hamas di Tepi Barat dengan alasan terlibat dalam aktifitas terorisme.

Politisi Hamas, Aziz Dweik menurut kantor berita AFP ditangkap pihak keamanan saat berada di pos pemeriksaan militer Israel.

Kepala staff Dweik, Bhaa Yousef menjelaskan saat ditangkap Dweik tengah berada di Jaba, kota yang terletak antara Ramallah dan Jerusalem.

Yousef mengatakan atasannya itu hendak menuju kota Hebron dengan menggunakan mobilnya.

Azis Dweik sendiri merupakan politisi yang cukup dikenal di lingkungan Hamas, dia saat ini menjabat sebagai juru bicara Dewan Legislatif Palestina.

Pihak keamanan Israel telah membenarkan penangkapan tersebut.

Mereka mengatakan petugas keamanan Israel melakukan penahanan terhadap Dweik karena "keterlibatannya dalam aktifitas terorisme."

Seorang saksi mata mengatakan kepada kantor berita Palestinian Maan bahwa pihak keamanan Israel menangkap Dweik dengan cara memborgol tangan dan menutup matanya sebelum kemudian membawa ke tempat penahanan yang tidak diketahui lokasinya.

Figur berpengaruh

Wartawan BBC di Jerusalem, Wyre Davies mengatakan Aziz Dweik merupakan figur yang berpengaruh dilingkaran politik Palestina.

Dia juga menambahkan banyak yang menilai penangkapan Dweik akan memprovokasi aksi susulan dan juga menunjukan bukti tentang kebijakan Israel yang terus berupaya membatasi gerak tokoh politisi senior Palestina khususnya dari kelompok Hamas.

Sebelumnya Dweik pada bulan Mei tahun lalu sempat ditahan bersama dua rekannya saat melewati pos penjagaan militer Israel di Tepi Barat.

Namun belakangan dia bersama satu rekannya dilepaskan sedangkan satu rekannya lagi, Nizar Ramadan akhirnya ditahan oleh Israel.

Pengamat politik mengatakan saat ini ada 20 anggota parlemen dan dua orang menteri dari Hamas yang ditahan oleh Israel.

Hamas sendiri di Parlemen Palestina mempunyai 74 anggota dari jumlah keseluruhan anggota parlemen sebanyak 132 anggota.

Penangkapan terhadap politisi Palestina ini dilakukan oleh Israel sejak Oktober tahun 2010 lalu.

Saat ini Hamas oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa telah dimasukan ke dalam daftar organisasi teroris, mereka beralasan Hamas menolak upaya untuk menghentikan aksi kekerasan dan juga menolak mengakui keberadaan Israel.

Dalam prinsip keorganisasiannya Hamas mereka juga bertekad untuk menghancurkan Israel.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.