ILO: pengangguran dunia semakin buruk

Pengangguran Hak atas foto PA
Image caption ILO memperkirakan krisis lapangan kerja akan semakin buruk tahun ini.

Dalam laporannya Badan Perburuhan Internasional (ILO) menyebut kondisi pasar tenaga kerja global tahun ini akan jauh lebih buruk ketimbang tahun lalu.

ILO menyebut situasi ini sebagai sebuah tantangan mendesak sebab negara-negara dunia harus mencetak sedikitnya 600 juta lapangan kerja selama satu dekade ke depan.

Memburuknya kondisi lapangan kerja ini disebabkan perekonomian dunia yang masih cenderung melemah.

Bahkan, ILO menambahkan secara global sekitar 1,1 miliar orang menganggur dan hidup dalam kemiskinan.

"Di samping upaya berbagai negara, krisis lapangan kerja masih belum teratasi dan 1,1 miliar orang akan menganggur atau hidup dalam kemiskinan," kata Direktur Jenderal ILO Juan Somavia.

"Perkiraan kami kondisinya akan jauh lebih pesimistis dibanding tahun lalu dengan kemungkinan pelambatan pertumbuhan ekonomi yang serius," tambah pengamat ekonomi senior ILO Ekkehard Ernst.

Penganggur baru

Selain itu, ILO juga melaporkan setidaknya 29 juta orang penganggur baru di seluruh dunia akibat melambatnya perekonomian dunia sejak 2009.

Ke-29 juta orang ini, kata ILO, adalah mereka yang berhenti mencari pekerjaan karena mereka meyakini tidak akan memperoleh pekerjaan apapun.

Jika angka ini kemudian dijumlahkan dengan keseluruhan jumlah pengangguran dunia, maka angka pengangguran dunia meningkat menjadi 6,9% dari 6% penganggur tahun lalu.

Jumlah 6,9% ini sama dengan sekitar 225 juta orang di seluruh dunia.

ILO menambahkan generasi muda tetap menjadi kelompok yang paling menderita akibat krisis lapangan kerja dan masa depan sebagian besar dari mereka buram.

"Berdasarkan pengamatan ini, hanya sedikit harapan terjadinya perkembangan substansial dari prospek mendapatkan pekerjaan dalam waktu dekat," papar laporan itu.

Berita terkait