Presiden Sudan dan Sudan Selatan bahas sengketa minyak

Terbaru  27 Januari 2012 - 15:07 WIB
Kilang minyak Sudan Selatan

Sudan Selatan akan membangun jaringan pipa ke Kenya untuk mempermudah ekspor.

Presiden Sudan dan Sudan Selatan akan bertemu di ibukota Ethiopia, Addis Ababa untuk membicarakan sengketa biaya transit untuk minyak dari Sudan Selatan.

Sejak merdeka Juli lalu, Sudan Selatan menggunakan infrastruktur milik Sudan untuk mengekspor minyaknya.

Bagaimanapun, pekan lalu Sudan Selatan mengatakan telah menghentikan sementara produksi minyak, dan menuduh Sudan 'mencuri' minyak mereka.

Sudan mengatakan Sudan Selatan tidak membayar biaya transit dan pengambilan minyak yang dilakukan sebagai ganti pembayaran biaya transit.

Dalam pertemuan itu akan hadir, Presiden Sudan Selatan Salva Kiir dan Presiden Sudan Omar el Bashir.

Perang minyak

Wartawan BBC di Khartoum James Copnall menyatakan 'perang' minyak terjadi di dua negara itu, dan jika Sudan Selatan mengancam akan menghentikan seluruh minyaknya, maka akan membahayakan ekonomi kedua negara.

Sejumlah koran Sudan menyebut sengketa tersebut sebagai 'perang minyak', tambah dia.

Uni Afrika yang menjadi mediator menyatakan bahwa Sudan dan Sudan Selatan bisa kembali berkonflik, kata dia.

Rabu (25/1) lalu, Pemerintah Sudan Selatan mengumumkan sebuah kesepakatan dengan Kenya untuk membangun jaringan pipa yang menghubungkan kilang minyak ke pelabuhan Lamu di Kenya, yang dapat melepaskan ketergantungannya terhadap Sudan dalam ekspor minyak.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.