AS tewaskan 13 anggota al Qaida di Yaman

peta yaman Hak atas foto 1

Laporan-laporan dari Yaman menyebutkan pesawat-pesawat Amerika Serikat menewaskan setidaknya 13 anggota kelompok militan al Qaida di Provinsi Abyan, Yaman selatan, pada Senin malam.

Para pejabat setempat mengatakan sebagian besar korban tengah menghadiri pertemuan di salah satu gedung sekolah di Abyan dan salah seorang di antaranya dikatakan sebagai pemimpin al Qaeda di kawasan Abyan, Abdul Monem al-Fathani.

Seorang anggota al Qaida yang tengah mengendarai mobil juga menjadi sasaran serangan udara AS.

"Dua pesawat melakukan serangan dan terus terbang di atas kawasan sepanjang malam," kata salah seorang pemuka suku kepada kantor berita AFP, hari Selasa (31/1).

Sumber di militer Yaman mengatakan serangan ini melibatkan pesawat tak berawak.

Kelompok militan menguasai sebagian besar Provinsi Abyan setelah krisis politik di Yaman yang telah berlangsung selama beberapa bulan.

Krisis politik

Memburuknya situasi di Yaman membuat sejumlah pihak, termasuk Dewan Keamanan PBB, mengkhawatirkan kehadiran al Qaida di negara tersebut, terutama di daerah timur dan selatan.

Pada pertengahan Januari lebih dari 1.000 anggota al Qaida memasuki kota Rada, yang terletak tidak jauh dari ibukota Sanaa, dan menguasai kota selama sembilan hari.

Mereka mundur atas tekanan para pemimpin suku setelah para pejabat berjanji 15 anggota kelompok militan yang ditahan akan dibebaskan.

Koran Amerika Serikat The New York Times memberitakan pada Juni lalu bahwa pesawat jet dan tak berawak AS meningkatkan serangan di Yaman untuk menggempur posisi-posisi kelompok militan.

Presiden Ali Abdullah Saleh saat ini tengah berada di AS untuk berobat setelah mengalami luka berat dalam serangan terhadap istana presiden di Sanaa Juni lalu.

November lalu Presiden Saleh menyetujui penyerahan kekuasaan setelah berlangsung unjuk rasa berdarah selama 10 bulan.

Wakil Saleh saat ini memegang kekuasaan di Yaman sampai digelar pemilihan presiden.

Berita terkait