Ribuan orang terjebak salju di Serbia

Terbaru  2 Februari 2012 - 19:57 WIB
salju di lithuania

Suhu udara di Lithuania anjlok hingga -30 derajat celcius dalam beberapa hari terakhir.

Lebih dari 11.000 orang terjebak salju tebal di kawasan pegunungan di Serbia ketika jumlah korban tewas akibat cuaca dingin di Eropa mencapai 114.

Ribuan orang tersebut tinggal di wilayah terpencil dan akses ke pemukiman mereka terputus akibat es dan jalan yang tertutup salju tebal.

"Kami tengah melakukan apa saja untuk bisa mencapai mereka. Jalan-jalan ke sana sedang kami buka karena badai salju diramalkan masih akan melanda kawasan hingga beberapa hari ke depan," kata Predrag Maric, pejabat polisi di Serbia kepada kantor berita Associated Press, hari Kamis (2/2).

Tim penyelamat mengerahkan helikopter untuk mengangkut makanan dan kereta salju.

Sekolah dan bandara ditutup

Korban di Ukraina akibat cuaca dingin mencapai lebih dari 60 orang, dan puluhan ribu lainnya meminta bantuan di lebih 2.000 tempat penampungan sementara yang dilengkapi dengan pemanas.

Sementara di Polandia, korban meninggal bertambah sembilan orang menjadi 29.

Tidak kurang dari 950 orang lainnya dilarikan ke rumah sakit karena mengalami hipotermia.

Para pejabat Polandia mengatakan sebagian besar korban adalah tunawisma.

Suhu udara di anjlok hingga -32,5 derajat celcius di beberapa daerah.

Di Bulgaria, 16 kota mencatat suhu terendah dalam 100 tahun terakhir. Sebagian Laut Hitam di dekat Rumania sekarang membeku.

Cuaca ekstrem membuat sekolah di kawasan Bosnia ditutup.

Salju tebal juga memaksa pengelola bandar udara Podgorica, di Montenegro, tidak melayani penerbangan dalam dua hari terakhir.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.