Cina selidiki pejabat polisi yang datang ke konsulat AS

Terbaru  10 Februari 2012 - 09:50 WIB
wang lijun

Pemerintah Cina menyebut Wang Lijun kerja berlebihan dan mengalami stres berat.

Pemerintah Cina menyatakan tengah menyelidiki salah seorang pejabat tinggi polisi yang menghabiskan waktu sehari di konsulat AS.

Dalam laporan media negara Xin Hua disebutkan pejabat polisi bernama Wang Lijun tersebut memasuki konsulat AS di Chengdu hari Senin dan keluar pada keesokan harinya.

Departemen Luar Negeri AS juga telah mengkonfirmasikan kunjungan Wang tersebut, dan menimbulkan dugaan bahwa dia tengah mencari suaka.

Juru bicara departemen luar negeri AS, Victoria Nuland di Washington mengatakan: ''Wang Lijun memang meminta bertemu di konsulat jenderal di Chengdu awal pekan ini. Dia berkunjung ke konsulat dan kemudian meninggalkan konsulat atas kemauannya sendiri''.

Nuland menambahkan bahwa departemen luar negeri tidak membicarakan tentang isu yang berhubungan dengan status pengungsi atau suaka.

Wang Lijun adalah seorang polisi yang mendapat pengakuan secara nasional setelah memelopori pemberantasan kejahatan terorganisir di Chongqing.

Tetapi kebijakannya itu justru membuatnya kehilangan posisinya sebagai wakil walikota dan kepala polisi Chongqing di barat daya Cina.

Sementara itu salah seorang wakil menteri luar negeri Cina, Cui Tiankai menyatakan tindakan Wang Lijun ke konsulat AS sebagai ''insiden tersendiri'' dan telah ditangani.

Dia juga mengatakan bahwa insiden ini tidak akan mempengaruhi kunjungan Wakil Presiden Xi Jinping ke AS pekan depan.

Kerja berlebihan

Wartawan BBC di Beijing melaporkan bahwa insiden ini bisa menyebabkan perpecahan bagi pimpinan Wang, Bo Xilai, yang akan menjadi salah satu pemimpin nasional Cina akhir tahun ini.

Bo selama ini dikenal sebagai politisi terkenal di Cina yang meluncurkan kampanye yang membanggakan kejayaan komunis di masa lalu.

Spekulasi atas nasib Wang berkembang setelah sejumlah polisi melakukan pemblokiran jalan di luar kantor konsulat AS di Chengdu.

Wang dipecat dari posisinya sebagai kepala polisi Chongqing pekan lalu dan diberikan tugas lain.

Departemen pemberitaan kota dalam situs mikro-blogging menyatakan bahwa dia tengah cuti.

"Dapat dipahami bahwa Wakil Walikota Wang Lijun, kerja berlebihan dan mengalami stres, tengah dalam kondisi sakit fisik. Setelah disetujui, dia kini mengambil cuti untuk perawatan medis,'' isi pernyataan tersebut.

Wang Lijun, 52, memimpin serangan terhadap kejahatan terorganisir di Chonqing, menangkap ratusan orang termasuk diantaranya adalah mantan kepala pengadilan yang kemudian di eksekusi.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.