Argentina tuduh Inggris kirim kapal selam nuklir ke perairan Falkland

Terbaru  11 Februari 2012 - 10:52 WIB

Menlu Argentina menyerahkan pengaduan terkait sengketa kepulauan Falkland kepada Sekjen PBB Ban Ki-moon.


Argentina menuduh Inggris mengirim kapal selam bertenaga nuklir ke wilayah perairan kepulauan Falkland di selatan Laut Atlantik.

Pernyataan ini disampaikan, setelah Argentina mengadu ke PBB menyangkut sengketa kepulauan Falkland.

Menlu Argentina Hector Timerman menuntut agar Inggris mengkonfirmasi lokasi kapal selam nuklir di wilayah tersebut.

Namun para pejabat Inggris mengatakan tuduhan militerisasi adalah "Tidak masuk akal".

Sekjen PBB Ban Ki-moon sebelumnya meminta kedua negara untuk menghindari "eskalasi" ketegangan terhadap persoalan di seputar Kepulauan Falkland.

Inggris dan Argentina pernah terlibat perang memperebutkan gugusan pulau Falkland pada 1982.

Dalam jumpa pers di markas PBB, New York, Timerman menuding Inggris melakukan "kegiatan militer regional".

Sebuah tuduhan yang sebelumnya dilayangkan Presiden Argentina, Cristina Fernandez, pada awal pekan ini.

"Argentina memiliki informasi, dalam rangka aktivitas militernya di kawasan Falkland, Inggris mengirim kapal selam nuklir untuk mengangkut senjata nuklir ke Atlantik Selatan," ujar Timerman, tanpa memerinci informasinya.

'Tidak masuk akal'

Negara-negara Amerika Latin dan Amerika Tengah pada 1960-an, telah menandatangi perjanjian pelarangan penggunaan aktivitas tenaga nuklir di wilayah mereka.

Lebih lanjut Timerman mengatakan, Sekjen PBB sepakat akan membicarakan pengaduan Argentina kepada pemerintah Inggris.

Terhadap tuduhan Argentina, Duta Besar Inggris untuk PBB Mark Lyall Grant mengatakan pihaknya tidak dalam posisi untuk mengomentari persoalan "tuduhan senjata nuklir, kapal selam, dll".

Inggris mengirim kapal perusak HMS Dauntless ke perairan Falkland, yang disebut paling canggih.

Namun dia menolak tuduhan Inggris melakukan kegiatan militer di kawasan itu, yang disebutnya sebagai tuduhan "tidak masuk akal".

"Sebelum 1982, sudah ada aktivitas pertahanan dengan standar minimal di kepulauan Falkland," katanya.

"Hanya karena Argentina secara ilegal menyerbu Kepulauan Falkland pada 1982 bahwa, maka kami harus meningkatkan postur pertahanan kita. Dan, sebetulnya tidak ada yang berubah dalam postur pertahanan itu dalam beberapa bulan terakhir atau setahun terakhir," paparnya.

Inggris sebelumnya mengatakan tengah menggelar operasi rutin di Atlantik Selatan, yang diwarnai kehadiran kapal perusak milik mereka yang disebut paling canggih, yaitu HMS Dauntless.

Pangeran William, calon pemegang tahta kerajaan Inggris, juga telah dikirim ke wilayah itu dalam rangka perjalanan dinas sebagai pilot helikopter penyelamat.

Sebuah aktivitas yang kemudian membuat murka Argentina yang kemudian menuduh Inggris memprovokasi dengan melakukan kegiatan militer di wilayah yang disebut Argentinan masih disengketakan.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.