Menteri keuangan Eropa sepakati bantuan baru untuk Yunani

Terbaru  21 Februari 2012 - 13:15 WIB
eurozone ministers

Kesepakatan baru menteri keuangan Eropa dicapai setelah 13 jam pertemuan di Brussels.

Para menteri keuangan Eropa menyepakati bantuan dana terbaru bagi Yunani yang terbelit hutang.

Kesepakatan dicapai setelah melalui lebih dari 13 jam pembicaraan di Brussels, dan akan memberikan dana pinjaman senilai lebih dari 130 miliar euro atau sekitar US$170 miliar.

Yunani membutuhkan dana tambahan untuk mencegah kebangkrutan pada tanggal 20 Maret nanti, saat mereka harus membayar hutang jatuh tempo.

Sebagai gantinya, Yunani akan mengambil langkah pemangkasan anggaran dengan memotong hutang menjadi tidak lebih dari 120,5% dari PDB di tahun 2020.

Setelah lima tahun berturut-turut mengalami resesi, hutang Yunani saat ini mencapai lebih dari 160% dari Produk Domestik Bruto.

Kesepakatan ini disambut baik pasar, nilai mata uang euro meningkat setelah pertemuan.

Pemotongan lebih dalam

Kesepakatan diumumkan Selasa (21/02/2012) oleh Jean-Claude Juncker, Perdana Menteri Luksemburg sekaligus ketua menteri keuangan Eropa.

Juncker mengatakan ''kesepakatan alot'' itu akan membawa ke ''sebuah pengurangan hutang yang signifikan untuk Yunani'' dan menjamin masa depan di kawasan Eropa.

Ketua IMF, Christine Lagarde, yang juga ikut ambil bagian dalam negosiasi mengatakan kesepakatan ''akan memberikan cukup ruang bagi Yunani untuk mengembalikannya ke tingkat persaingan''.

Dia menambahkan bahwa dia akan menggelar pertemuan lanjutan terkait kesepakatan tersebut dengan jajaran IMF di pekan ke dua Maret.

Kesepakatan ini bisa memecahkan masalah Yunani atas kebutuhan dana cepat, tetapi sepertinya tidak akan mengembalikan perekonomian negara.

Wartawan BBC Stephen Evans di Brussels melaporkan bahwa kesepakatan tersebut berarti akan ada pemotongan anggaran publik yang lebih dalam sesuai rencana Yunani.

Sebuah paket bantuan pertama senilai 110 miliar euro pada tahun 2010 tidak cukup mengatasi krisis Yunani.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.