Mubarak divonis 2 Juni

Terbaru  23 Februari 2012 - 11:13 WIB
Mubarak

Hosni Mubarak tidak berkomentar banyak soal dakwaan yang diajukan padanya.

Hakim berencana membacakan vonis kepada mantan Presiden Mesir, Hosni Mubarak pada 2 Juni mendatang.

Mubarak sendiri dalam persidangan terakhir menolak untuk menyampaikan pembelaannya.

Dalam persidangan terakhirnya Mubarak mengatakan kepada Hakim tidak ada komentar apapun terkait tuduhan yang diarahkan kepadanya.

"Apa yang sudah dikatakan oleh pengacara saya sudah cukup," kata Mubarak seperti dikutip dari Associated Press.

Serupa dengan sikap Mubarak, mantan menteri dalam negeri pada masa pemerintahannya dulu, Habib al-Adly tidak mengakui apa yang dituduhkan padanya.

Kepentingan bangsa

Dia menyalahkan "pihak asing" berada di balik aksi pembunuhan para pengunjuk rasa pada Februari tahun lalu.

Mubarak, al-Aldly dan enam perwira senior polisi dalam kasus ini menghadapi ancaman hukuman mati jika terbukti bersalah.

"Ini bukan sekedar kasus pembunuhan terhadap 10 atau 20 warga sipil namun kasus yang menyangkut kepentingan semua bangsa ini."

Mustafa Suleiman

Pasca jatuhnya Hosni Mubarak, dua anak mantan presiden Mesir itu, Gamal, dan Alaa juga diajukan ke pengadilan dengan dakwaan melakukan korupsi.

Selain keluarga, salah satu kroni bisnis yang dekat dengan Mubarak, Hussein Salem juga diajukan ke pengadilan karena tuduhan korupsi.

Semuanya telah membantah tuduhan yang diajukan jaksa kepada mereka.

Dalam persidangan Mubarak pada hari Senin (20/02) Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum Mustafa Suleiman mengatakan kasus ini merupakan kasus yang menyangkut kepentingan seluruh bangsa Mesir.

"Ini bukan sekedar kasus pembunuhan terhadap 10 atau 20 warga sipil namun kasus yang menyangkut kepentingan semua bangsa ini," kata Suleiman dalam kata penutupnya.

Sidang ini sendiri memang masih menyisakan sejumlah perdebatan seperti soal keterlibatan sejumlah pejabat militer Mesir dalam penaganan unjuk rasa penentang Mubarak yang belum tuntas diungkap.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.