Pemerintah AS lanjutkan gugat BP

BP Hak atas foto PA
Image caption BP telah mengeluarkan biaya Rp68 triliun lebih untuk memberishkan lingkungan dan kompensasi.

Pemerintah Amerika Serikat memutuskan untuk melanjutkan gugatan terhadap BP terkait tumpahan minyak dari anjungan pengeboran Deepwater Horizon.

Padahal perusahaan asal Inggris itu pada Jumat (2/3) lalu telah menyepakati pembayaran kompensasi sebesar US$7,8 miliar atau Rp70,7 triliun.

Kesepakatan pada Jumat lalu itu meliputi ganti rugi untuk 100.000 orang nelayan, warga setempat serta para pekerja yang kesehatan dan mata pencahariannya terganggu akibat tumpahan minyak.

Namun, menurut Departemen Kehakiman AS pembayaran ganti rugi itu tidak terkait dengan kerusakan lingkungan yang dialami kawasan yang terimbas tumpahan minyak mentah.

"Kami sangat gembira BP bisa menyelesaikan masalah dengan individu yang dirugikan namun ganti rugi ini sama sekali tidak menyangkut tanggung jawab BP terhadap kerusakan lingkungan yang disebabkannya," demikian pernyataan resmi Departemen Kehakiman AS.

Pemerintah negara bagian di kawasan yang terpengaruh dan sejumlah perusahaan pengeboran adalah sebagian dari kelompok yang menginginkan gugatan hukum terhadap BP berlanjut.

Pengadilan ditunda

Sementara itu, sidang atas kasus ini yang dijadwalkan mulai digelar Senin (5/3) untuk kedua kalinya harus ditunda sebagai dampak dari tercapainya kesepakatan ganti rugi.

"Kesepakatan itu akan berpengaruh terhadap kesejajaran para pihak," kata hakim Carl Barbier.

"Sidang harus ditunda untuk memberi kesempatan para pihak untuk menimbang kembali posisi mereka," lanjut hakim Barbier.

Hakim Barbier adalah seorang pakar hukum kelautan dan telah berhasil mengkonsolidasikan ratusan kasus terkait tumpahan minyak menjadi satu kasus yang sama.

Proses persidangan kemungkinan akan terus berlanjut untuk membagi tanggung jawab atas tragedi itu antara BP dan tergugat lainnya.

Sejumlah perusahaan yang ikut digugat adalah Transocean, pemilik rig Deepwater dan Halliburton. Saat ini semua perusahaan ini tengah bersengketa soal tanggung jawab di antara mereka.

Sejauh ini BP sudah mengeluarkan dana sebesar US$7,5 miliar atau lebih dari Rp68 triliun untuk proses pembersihan pantai dan kompensasi ganti rugi.

Meledaknya rig pengeboran Deepwater Horizon terjadi pada April 2010 mengakibatkan tewasnya 11 orang pekerja dan menumpahkan empat juta barel minyak mentah ke Teluk Meksiko.

BP membutuhkan waktu 85 hari utnuk menghentikan tumpahan minyak dalam tragedi lingkungan yang disebut Presiden Barack Obama sebagai yang terburuk di AS itu.

Berita terkait