Enam tentara Inggris tewas di Afghanistan

Terbaru  7 Maret 2012 - 19:11 WIB
map afghanistan

Enam tentara Inggris diperkirakan tewas dalam ledakan yang terjadi di kawasan selatan Afghanistan.

Ini merupakan peristiwa terburuk dalam satu serangan tunggal bagi tentara Inggris di Afghanistan sejak lima tahun lalu.

Mereka yang tewas sedang melakukan patroli menggunakan kendaraan lapis baja ketika kendaraan yang mereka tumpangi diledakkan.

Dengan demikian jumlah tentara Inggris yang tewas di Afghanistan sejak operasi militer dilakukan tahun 2001 telah mencapai 404 orang.

Letkol Gordon McKenzie, juru bicara untuk pasukan gugus tugas Helmand, mengatakan enam tentara sedang berpatroli menggunakan kendaraan lapis baja jenis Warrior ketika terkena ledakan tak jauh dari perbatasan Provinsi Helmand dan Provinsi Kandahar.

Sejauh ini kendaraan militer tersebut belum bisa diketemukan keberadaannya.

Terakhir sekali tentara Inggris tewas terjadi tanggal 13 Februari lalu.

PM David Cameron menyebutnya sebagai ''hari yang sangat menyedihkan bagi negeri kita.''

''Ini menjadi pengingat buat kita akan harga yang sangat mahal yang harus kita bayar untuk apa yang sedang kita dilakukan di Afghanistan. Dan betapa tentara kita telah berkorban dan terus berkorban,'' katanya hari Rabu (7/3).

Transisi terus berjalan

''Saya percaya pengorbanan itu penting demi keamanan nasional negara kita. Tentu saja semakin lama tugas itu akan diambil alih oleh tentara Afghanistan sendiri dan kita ingin melihat transisi itu terjadi, jelas perdana menteri.

Sementara Menteri Pertahanan Philip Hammond mengutuk serangan itu.

''Saya mengutuk orang yang berada di balik serangan itu. Mereka tidak akan berhasil mencegah misi untuk mengamankan keamanan nasional kami dan upaya untuk memapankan kehidupan di Provinsi Helmand,'' katanya. ''Semuanya merupakan bukti nyata dari keberanian, pengabdian dan profesionalitas pasukan kita.''

Ia menambahkan pasukan Inggris dan pasukan keamanan Afghanistan berada di jalur yang ditentukan dan sesuai jadwal untuk membangun Afghanistan yang mandiri ketika Inggris menarik mundur pasukan tempurnya.

Tentara Inggris Raya dijadwalkan sudah meninggalkan Afghanistan paling lambat akhir 2014, 13 tahun setelah operasi militer Afghanistan dilakukan.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.