PBB: 230.000 warga Suriah mengungsi

Terbaru  13 Maret 2012 - 22:04 WIB
Pengungsi Suriah

Sebagian warga Suriah mengungsikan diri ke negara-negara tetangga.

PBB mengatakan sebanyak 230.000 warga Suriah melarikan diri dari rumah-rumah mereka sejak terjadi pergolakan menentang Presiden Bashar al-Assad selama satu tahun terakhir.

Badan Pengungsi PBB mengatakan sebanyak 30.000 warga melarikan diri ke luar negeri, sedangkan 200.000 warga mengungsi ke daerah-daerah lain di Suriah.

Koordinator UNHCR untuk Suriah Panos Moumtzis mengatakan "setiap hari ratusan orang masih menyeberang ke negara-negara tetangga", khususnya Turki, Libanon dan Yordania.

Jumlah pengungsi di dalam negeri kemungkinan lebih besar dari data yang ada.

"Ada beberapa indikasi jumlahnya lebih besar dari angka itu," kata Panos Moumtzis dalam konferensi pers di Jenewa hari Selasa (13/3).

Moumtzis mengatakan kenaikan harga kebutuhan pokok semakin membuat sulit hidup warga, khususnya bagi sekitar 110.000 pengungsi Irak yang tinggal di Suriah.

Tanggapan Suriah

"Saya mengharapkan khabar dari pemerintah Suriah hari ini karena saya meninggalkan beberapa usulan untuk dipertimbangkan."

Kofi Annan

Sejumlah laporan menyebutkan pertempuran terus berkobar di kota Idlib dan daerah-daerah sekitarnya, di dekat perbatasan Suriah-Turki. Kelompok-kelompok oposisi mengatakan sedikitnya 10 tentara pemerintah tewas dalam sergapan pasukan pemberontak.

Sebagian besar wilayah Idlib dikendalikan oleh kelompok pemberontak selama beberapa bulan terakhir.

Sementara itu Utusan Khusus PBB dan Liga Arab untuk Suriah Kofi Annan mengatakan pihaknya mengharapkan tanggapan pemerintah Suriah hari ini atas usulan untuk mengakhiri kekerasan di negara itu.

Kofi Annan mengatakan hal itu di Turki usai mengadakan pertemuan dengan para pemimpin oposisi Suriah.

"Saya mengharapkan khabar dari pemerintah Suriah hari ini karena saya meninggalkan beberapa usulan untuk dipertimbangkan. Dan begitu saya menerima jawaban, kita akan tahu bagaimana menanggapinya," kata Kofi Annan.

Annan merujuk pada pertemuannya dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad di Damaskus akhir pekan lalu.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.