Ledakan bom di Thailand Selatan, lima orang tewas

Terbaru  31 Maret 2012 - 16:47 WIB
Bom Thailand

Bom Thailand disembunyikan di sepeda motor dan sebuah mobil.

Sedikitnya lima orang tewas dalam tiga peristiwa ledakan di Provinsi Yala, Thailand Selatan, seperti disampaikan oleh pejabat setempat.

Gubernur Yala Dethrat Simsiri mengatakan ledakan terjadi pada siang hari di distrik komersial kota Yala.

Dia mengatakan dua bom disembunyikan di sepeda motor dan bom ketiga di sebuah mobil.

Serangan bom dan penembakan sering terjadi di kawasan Thailand selatan, sejak 2004, ketika sebuah kampanye separatis dikobarkan kembali.

Kantor berita Associated Press mengatakan jumlah korban tewas akibat bom sedikitnya lima orang, dengan lebih dari 50 orang korban luka.

AFP mengutip kolonel tentara yang mengatakan tujuh orang tewas dan lebih dari 70 orang terluka.

"Ada tiga bom yang meledak, dan yang pertama adalah bom mobil dan kedua serta ketiga disembunyikan di sepeda motor," kata Kolonel Pramote Promin kepada AFP.

Dia mengatakan sejumlah toko mengalami kebakaran dan beberapa kendaraan rusak akibat ledakan tersebut.

Polisi Thailand mengatakan kepada AFP, seorang polisi juga terluka dalam sebuah serangan sepeda motor di Mae Lan di Provinsi Pattani.

Lebih dari 4.300 orang tewas dalam sejumlah peristiwa kekerasan di Thailand selatan. Pada 2011, militer Thailand menempatkan sekitar 60.000 pasukan di wilayah tersebut untuk mengatasi pemberontakan.

Thailand menganeksasi tiga provinsi - Narathiwat, Yala and Pattani - pada tahun 1902, tetapi mayoritas masyarakat disana beragama islam dan berbicara dengan dialek Melayu, kontras dengan Budha yang dianut oleh penduduk yang berbahasa Thai.

Pemerintah Thailand dianggap gagal untuk menangkap aspirasi masyarakat di tiga wilayah tersebut.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.