Tanah longsor kubur 100 tentara Pakistan

Terbaru  7 April 2012 - 14:45 WIB
Indian Troops

India menempatkan ribuan tentaranya di Siachen, wilayah yang diperebutkan dengan Pakistan.

Sedikitnya 100 prajurit angkatan darat Pakistan terkubur hidup-hidup setelah kamp mereka di kawasan terpencil pegunungan Himalaya, dihantam tanah longsor, Sabtu (7/4).

Bencana itu tepatnya terjadi di kawasan Siachen, Kashmir di wilayah utara Pakistan. Saat ini upaya penyelamatan korban masih berlangsung.

"Lebih dari 100 orang prajurit kesatuan Infantri Ringan Utara (NIL) termasuk seorang kolonel terperangkan tanah longsor," kata juru bicara militer Mayor Jenderal Attar Abbas.

"Upaya penyelamatan sedang berlangsung. Tim SAR masih melakukan pencarian dan penyelamatan para prajurit yang terhantam tanah longsor," tambah dia.

Militer Pakisten mengerahkan helikopter, anjing pelacak dan pasukan tambahan untuk mmebantu pencarian korban.

Pakistan menempatkan ribuan tentaranya di kawasan-kawasan terpencil yang disengketakan dengan India.

Diperebutkan

Tanah longsor kerap terjadi dan memblokir jalan raya yang mengakibatkan warga pegunungan di Pakistan, Afghanistan dan Kashmir terisolasi.

Kashmir adalah wilayah pegunungan Himalaya yang diperebutkan India dan Pakistan sejak kedua negara berpisah pada 1947.

Perebutan Kashmir telah beberapa kali mengakibatkan India dan Pakistan terlibat pertempuran.

Di wilayah Siachen yang diperebutkan ini, kedua negara menempatkan ribuan pasukannya.

Udara dingin dan kondisi alam yang keras lebih banyak mengakibatkan korban jiwa ketimbang perang kedua negara.

Siachen berlokasi sangat dekat dengan empat dari 14 puncak tertinggi dunia yang memiliki ketinggian hingga 8.000 meter di atas permukaan laut.

Keempat puncak itu adalah K2, Broad Peak, Gasherbrum I dan Gasherbrum II yang seluruhnya berada di wilayah Pakistan.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.