Tiga maskapai ubah jalur hindari roket Korea Utara

Terbaru  10 April 2012 - 09:51 WIB
north korea

Korea Utara menyebut persiapan peluncuran roket telah memasuki tahap akhir.

Tiga maskapai penerbangan Asia mengubah jalur terbangnya guna menghindari roket Korea Utara yang dijadwalkan akan kembali diluncurkan antara 12 dan 16 April.

Philippine Airlines, Japan Airlines (JAL) dan Maskapai All Nippon (ANA) telah mengumumkan sejumlah perubahan rute yang kemungkinan bertabrakan dengan uji coba roket tersebut.

Korea Utara dilaporkan telah memindahkan roketnya ke tempat peluncuran dan mengijinkan wartawan untuk menyaksikannya.

Pyongyang mengatakan roket akan mengirimkan sebuah satelit ke orbit guna merayakan 100 tahun kelahiran pemimpin Kim Il-sung.

Tetapi sejumlah pihak mengkhawatirkan bahwa peluncuran roket tersebut sebenarnya adalah uji teknologi rudal jarak jauh.

Maskapai Filipina, Philippine Airlines dalam sebuah pernyataan mengatakan pihaknya telah mengantisipasi wilayah penceburan roket tahap ke dua ini akan berada ''sekitar timur Luzon'', sehingga semua penerbangan yang melintas kawasan tersebut akan disesuaikan.

Ini termasuk sekitar lusinan penerbangan dari Manila dan AS, Kanada, Jepang dan Korea Selatan.

Pejabat Filipina juga telah mengumumkan zona larangan terbang dan memperingati kapal-kapal dan perahu nelayan untuk menghindari kawasan dimana pecahan roket bisa jatuh.

Sementara JAL dalam pernyataan di situsnya mengatakan jalur penerbangannya antara Tokyo dan Manila, Jakarta dan Singapura akan disesuaikan dengan menambah waktu tempuh menjadi lima hingga 20 menit lebih lama.

Bagaimanapun penerbangan domestik dinyatakan tidak terganggu dan maskapai Jepang ini juga meminta para penumpang yang telah memesan pada jadwal penerbangan yang terganggu untuk mengubah reservasi mereka

Maskapai penerbangan Jepang lainnya ANA juga mengubah jalur lima penerbangan diantara Tokyo dan Singapura, Manila dan Jakarta, tetapi mengatakan jadwal penerbangan tidak akan terganggu.

'Tujuan damai'

Dari Pyongyang dilaporkan bahwa Korea Utara telah memasuki tahap akhir persiapan peluncuran meski dunia internasional mengkritiknya dan menekan untuk pembatalan.

Pada hari Minggu (08/04/12) para pejabat Korea Utara mengundang wartawan asing ke fasilitas satelit Sohae di Tongchang-ri. Di sana para wartawan diceritakan tentang persiapan jalur dan pengisian bahan bakar yang akan segera dimulai.

Tiga roket yang akan diluncurkan dengan jelas terlihat sudah berada dalam posisi di peluncur roket

Pyongyang sebelumnya menyatakan peluncuran ini untuk ''tujuan damai,'' yaitu merayakan hari kelahiran pendiri Korea Utara Kim Il-sung pada 15 April.

Tetapi AS dan Korea Selatan mengatakan peluncuran ini bertentangan dengan resolusi PBB yang diberlakukan setelah peluncuran serupa pada April 2009.

Jepang dan Korea Selatan memperingatkan bahwa mereka akan menembak jatuh roket jika mengganggu wilayah mereka.

Parlemen Korea Utara juga menggelar pertemuan pekan ini menjelang perayaan kelahiran Kim Il-sung. Dan Senin (09/04/12) kemarin ribuan orang berkumpul di Pyongyang untuk menyaksikan pembukaan foto baru Kim Jong-il, yang meninggal Desember 2011 silam.

Pyongyang Februari lalu telah menyepakati untuk membekukan sebagian aktivitas nuklirnya dan sebuah moratorium uji misil untuk bantuan pangan AS.

Tetapi kesepakatan ini dibatalkan setelah Korea Utara mengumumkan rencana peluncuran roket.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.