Kecelakaan pesawat di Pakistan, seluruh penumpang diyakini tewas

Terbaru  21 April 2012 - 10:15 WIB
Pakistan

Petugas mencari korban diantara rongsokan pesawat yang mengalami kecelakaan.

Pakistan berkabung atas peristiwa kecelakaan pesawat di pemukimnan penduduk dekat bandara internasional Islamabad.

Seluruh penumpang pesawat Bhoja Air jet, yang berjumlah 127 orang diyakini tewas.

Pesawat dengan nomor penerbangan BHO-213 itu terbang dari Karachi ke Islamabad.

Sampai semalam waktu setempat, belum ada satu pun korban yang berhasil ditemukan.

Petugas penyelamat menghentikan sementara pencarian korban di rongsokan pesawat di Desa Hussain Abad pada malam hari.

Pejabat mengatakan rekaman di ruang pilot atau yang biasa disebut kotak hitam, Boeing 737 telah ditemukan dan akan diserahkan kepada penyelidik.

Pesawat diduga mengangkut 121 penumpang dan enam kru, akan mendarat di bandara ketika kecelakaan terjadi.

Laporan menyebutkan pada saat kecelakaan terjadi badai.

Hafeez Chachar, dari BBC Urdu, yang berada dekat lokasi kecelakaan, mengatakan tempat duduk pesawat bertebaran di sejumlah area.

Laporan mengatakan konidisi di lokasi menyulitkan untuk proses evakuasi karena tebalnya lapisan lumpur akibat hujan.

Saksi mata Samab Ahmad mengatakan kepada BBC: "Saya melihat pesawat jatuh ke tanah dan kemudian terbakar. Pesawat menabrak bagian atas gedung, yang bisa jadi pemukiman".

Saifur Rehman, dari tim penyelamat kepolisian, mengatakan kepada TV Geo Pakistan: "Rongsokan terbakar. Pesawat itu hancur."

Seorang pejabat kepolisian di lokasi kecelakaan Fazle Akbar, mengatakan kepada AFP, merupakan sebuah mujizat jika ada korban yang selamat.

Keluarga penumpang

Pakistan

Keluarga para penumpang pesawat berkumpul di bandara untuk menunggu proses pencarian korban.

Keluarga para penumpang pesawat berkumpul di bandara Karachi dan Islamabad untuk menunggu kabar terakhir mengenai upaya pencarian korban.

Seorang pejabat maskapai Bhoja Air di Karachi mengatakan menerbangkan salah satu dari anggota keluarga penumpang ke ibukota.

Di Bandara Islamabad, salah seorang pria berteriak "dua anak saya tewas", sebelum pingsan.

Paman dari dua perempuan bersaudara yang berusia 18 dan 20 tahun itu mengatakan : "Kami bahkan tidak mengetahui kapan atau dimana kami dapat melihat jenazah mereka."

Perempuan lain di bandara tampak putus asa mencari tahu apakah suaminya ada di pesawat naas itu.

Zarina Bibi mengatakan: "Dia menelpon saya sebelum meninggalkan Karachi, tetapi saya tidak tahu apakah dia berada di pesawat itu atau tidak."

Bhoja Air merupakan maskapai penerbangan kecil yang beroperasi sejak 10 tahun lalu, dan sempat tutup karena kesulitan keuangan.

Perusahaan penerbangan itu dibuka kembali, baru-baru ini.

Pada Juli 2010, sebuah pesawat Airbus A321 mengalami kecelakaan ketika akan mendarat di Islamabad, menewaskan seluruh penumpang dan kru yang berjumlah 152 orang.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.