Lebanon tahan kapal angkut senjata ke Suriah

Lutfallah II Hak atas foto AP
Image caption Kapal Lutfalla II berlayar dari Libia menuju Lebanon dengan membawa tiga kontainer.

Angkatan Laut Lebanon menahan sebuah kapal barang berbendera Sierra Leone, Lutfallah II yang mengangkut senjata api dan amunisi dalam jumlah besar.

Aparat keamanan Lebanon juga mengamankan 11 awak kapal setelah tiga kontainer penuh senjata api dan amunisi ditemukan.

Wartawan BBC di Beirut Jim Muir melaporkan aparat keamanan meyakini muatan senjata dan amunisi itu akan dikirim untuk pasukan pemberontak Suriah. Sejumlah persenjataan, menurut laporan Reuters, memiliki label Libia.

Juru bicara Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (Unifil) yang membantu negeri itu mencegah pengiriman senjata ilegal ke dalam Lebanon, Milos Strugar kepada BBC memastikan kapal itu seharusnya membongkar muatannya di pelabuhan Tripoli, sebelah utara Beirut.

Tripoli selama ini dikenal sebagai pusat pendukung oposisi Suriah, dan Damaskus sering mengeluhkan penyelundupan senjata api ke Suriah dari Lebanon.

Minyak mesin

Lutfallah II dilaporkan berlayar dari Libia, berhenti di Alexandria, Mesir kemudian menuju ke pelabuhan Tripoli, Lebanon sebelum kemudian dicegat Angkatan Laut Lebanon.

Kapal itu kini ditahan di sebuah pelabuhan dekat Beirut dan angkatan darat Lebanon sudah menurunkan muatan kapal tersebut.

Pemilik Lutfallah II kepada Reuters mengatakan dia diberitahu bahwa muatan yang akan diangkut kapalnya adalah minyak mesin bukan senjata api.

"Hukum melarang kami untuk membuka dan memeriksa kontainer," kata sang pemilik kapal.

Dia menambahkan kapal itu awalnya diminta untuk membawa 12 kontainer 'kargo biasa' dari Libia ke Lebanon.

Setelah tiga hari tertunda, kapal itu kemudian meninggalkan Libia dengan hanya membawa tiga buah kontainer.

Berita terkait