Pegawai PBB di Yordania mogok kerja

Terbaru  6 Mei 2012 - 19:17 WIB
warga palestina menerima bantuan unrwa

UNRWA menyedikan bantuan kepada warga dan pengungsi Palestina.

Sebagian besar dari 7.500 pegawai PBB di Yordania memulai aksi mogok hari Minggu (6/5) untuk menuntut perbaikan gaji.

Para pegawai ini bekerja untuk UNRWA, badan PBB yang mengurusi bantuan bagi para pengungsi Palestina di Yordania.

"Mogok kerja dilakukan setelah perundingan dengan pihak manajemen gagal," kata pejabat senior UNRWA kepada kantor berita AFP, yang menambahkan tidak ada batas waktu kapan aksi mogok ini akan berakhir.

Pejabat tersebut mengatakan para pegawai UNRWA, termasuk guru dan staf medis, sejak beberapa waktu lalu menuntut kenaikan gaji US$140 dan meminta tidak dilakukan pemotongan terhadap bonus tahunan mereka.

Para wartawan mengatakan akibat pemogokan, 172 sekolah di Yordania tidak melakukan kegiatan belajar mengajar.

Tercatat ada 123.000 murid di sekolah-sekolah tersebut.

Pemogokan ini dilakukan sepekan setelah para pegawai UNRWA menggelar mogok sehari, yang kemudian ditanggapi manajemen dengan tawaran dialog untuk membahas berbagai masalah di lapangan.

UNRWA menangani tidak kurang dari lima juta pengungsi Palestina di Timur Tengah, lebh dari dua juta di antaranya berada di Yordania.

Badan PBB tersebut mengatakan diperlukan dana US$344 juta atau sekitar Rp3,1 triliun untuk membiayai berbagai operasional mereka.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.