Tiga siswa Yahudi diserang di Prancis

Terbaru  4 Juni 2012 - 08:32 WIB

Warga Yahudi acap menjadi sasaran serangan anti semit.

Sekelompok pemuda bersenjatakan palu dan besi menyerang dan melukai tiga siswa Yahudi di Lyon, Prancis.

Ketiga siswa Yahudi itu, yang semuanya mengenakan topi khas Yahudi, diserang usai meninggalkan sekolah khusus Yahudi, di wilayah Villeurbaine, dekat kota Lyon.

Akibat serangan itu, dua diantara korban harus dirawat di rumah sakit karena cedera kepala dan leher.

Menteri Dalam Negeri Prancis Manuel Valls pada Minggu (03/06) mengecam serangan dan mengatakan pemerintah bertekad melawan segala bentuk kekerasan yang mengatasnamakan agama.

Sejauh ini belum ada yang ditangkap, tetapi kepolisian Prancis telah mengerahkan aparatnya untuk menangkap para penyerang yang berjumlah sekitar sepuluh orang.

Serangan Toulouse

Dibanding negara-negara Eropa barat lainnya, komunitas Yahudi paling banyak mendiami Prancis, yang diperkirakan jumlahnya mencapai 500.000 orang.

Sebelumnya warga Prancis dikejutkan peristiwa serangan bersenjata oleh seorang pria Muslim yang menyebabkan seorang rabi dan tiga anak Yahudi tewas di Toulouse.

Serangan mematikan yang menyasar kelompok masyarakat Yahudi ini pernah terjadi pada tahun 1970-an dan 1980-an.

Namun pada saat itu serangan tidak pernah menjadikan anak-anak sebagai target utama.

Serangan paling buruk tercatat pada tahun 1982 dimana enam orang tewas dan 22 orang lainnya luka-luka saat tengah berada di sebuah restoran Yahudi di Paris.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.