Pakistan dianggap ''melecehkan'' AS

Terbaru  22 Juni 2012 - 09:33 WIB

Pakistan tutup jalur persediaan Nato bulan November setelah 24 tentara mereka tewas akibat serangan udara Nato.

Peningkatan gangguan atas utusan AS oleh pejabat Pakistan adalah ''merusak secara signifikan'' pekerjaan petugas AS disana, demikian isi laporan Departemen Luar Negeri AS.

Dalam laporan tersebut disampaikan bahwa interferensi pejabat Pakistan di tahun 2011 mencapai ''tingkat baru dalam intensitas''.

Operasi penggerebekan AS terhadap rumah perlindungan Osama Bin Laden dan serangan udara Nato yang menewaskan 24 tentara Pakistan diidentifikasi sebagai titik balik hubungan kedua negara.

Dalam beberapa bulan ini memang terlihat adanya hubungan yang memburuk antara AS dan Pakistan.

Pakistan menarik kerjasama militer akibat serangan udara yang mematikan November silam, dan diyakini menandakan perubahan hubungan diantara AS dan Pakistan.

Laporan yang dibuat oleh Inspektur Jenderal Departemen Luar Negeri menyatakan bahwa pemerintah Pakistan menginterfensi pekerjaan AS di negara mereka.

Masalah tersebut dikatakan semakin memburuk dan direkomendasikan harus ada langkah yang diambil oleh jajaran tertinggi pemerintahan AS dan Pakistan.

"Gangguan dan pelecehan pejabat Pakistan, adalah sebuah masalah endemis di Pakistan, telah meningkat ke posisi dimana mengganggu misi operasi dan implementasi program,'' demikian isi kajian Deplu AS.

Gangguan sistematis

Dalam laporannya digambarkan bahwa pelecehan itu dilakukan secara ''sengaja dan sistematis'' dan sejumlah gangguan itu diantaranya adalah penundaan pemberian visa, menahan kapal muatan untuk proyek konstruksi, dan tindakan mata-mata terhadap para pegawai.''

Laporan ini juga mengklaim bahwa petugas AS selalu menjadi sasaran dibandingkan diplomat internasional lainnya.

"Misi diplomat lainnya juga mengalami perlakuan yang sama, tetapi jelas yang menjadi target utamanya adalah Amerika Serikat,'' kata laporan tersebut.

Laporan dibuat berdasarkan kunjungan misi AS ke sejumlah kota Pakistan di Islamabad, Karachi, Peshawar, dan Lahore.

Disebutkan bahwa penggerebekan tempat perlindungan Bin Laden memalukan bagi pemerintahan Pakistan, karena dianggap sebagai ''ketidakmampuan pemerintah Pakistan untuk mendeteksi atau mempertahankan diri terhadap intervensi militer.''

''Sejumlah peristiwa dalam beberapa tahun terakhir mengguncang hubungan AS-Pakistan dan secara fundamental mengubah asumsi kerjasama AS dengan Pakistan sejak 2009,'' demikian isi laporan tersebut.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.