India tangkap perencana serangan Mumbai

Terbaru  25 Juni 2012 - 16:52 WIB
Serangan teror Mumbai

Hotel mewah menjadi salah satu target serangan teror di kota Mumbai, India.

Polisi Delhi, India mengatakan telah berhasil menangkap Abu Hamza alias Syed Zabiuddin yang diduga kuat sebagai tokoh kunci perencana serangan teroris di Mumbai pada 16 Oktober 2008 lalu.

Seorang pejabat senior kepolisian Delhi kepada BBC mengatakan Abu Hamza kini berada di dalam penjgaan ketat aparat kepolisian.

Abu Hamza digambarkan sebagai 'pengatur' 10 orang bersenjata yang melancarkan serangan mematikan di sejumlah target di Mumbai.

Penyerangan dan pengepungan selama 60 jam itu mengincar hotel-hotel mewah, stasiun kereta api dan sebuah pusat kebudayaan Yahudi.

Dalam insiden itu 165 orang tewas termasuk sembilan orang penyerang setelah terlibat baku tembak dengan aparat keamanan India.

Satu-satunya penyerang yang selamat Mohammad Ajmal Amir Qasab telah dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan India pada Mei 2010 lalu.

India menuding kelompok militan Laskhar-e-Taiba yang berbasis di Pakistan menjadi dalang serangan itu.

Setelah sempat membantah tudingan India, pemerintah Pakistan akhirnya mengakui bahwa sebagian rencana serangan itu disusun di wilayahnya dan mengakui Qasab sebagai warga negaranya.

Insiden ini menyebabkan hubungan diplomatik India dan Pakistan sempat mencapai titik terendah.

Tiga tahun pengejaran

Mohammad Ajmal Amir Qasab

Mohammad Ajmal Amir Qasab satu-satunya penyerang yang selamat dijatuhi hukuman mati.

Sementara itu, kantor berita India PTI melaporkan penangkapan Abu Hamza ini merupakan hasil dari tiga tahun pengejaran yang dilakukan aparat India.

Abu Hamza, laki-laki 30 tahun kelahiran negara bagian Maharashtra di sebelah barat India pada 21 Juni lalu saat mendarat di Bandara Internasional Delhi dari sebuah negara Timur Tengah.

Laki-laki dengan banyak nama alias ini ditangkap setelah India menerima red notice Interpol yang menyebut Abu Jindal terlibat kejahatan yang melibatkan penggunaan senjata api, bahan peledak dan aksi terorisme.

Dengan penangkapan maka kepolisian berhasil mengungkap suara misterius dalam sebuah percakapan telepon antara 10 orang anggota Lashkar dan 'pengatur' mereka di Pakistan.

Menurut seorang perwira yang terlibat dalam penyelidikan itu, Abu Hamza pernah mengatakan kepada para anggota Lashkar bahwa serangan di Mumbai baru sebatas trailer sebelum seluruh filmnya dimulai.

Menghilang sejak 2005, Abu Hamza tiba-tiba muncul dan menduduki jabatan penting di Lashkar-i-Toiba setelah dia menerima indoktrinasi dari Gerakan Mahasiswa Islam India (SIMI) stelah kerusuhan Gujarat 2002

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.