Puluhan tentara Suriah membelot ke Turki

Terbaru  25 Juni 2012 - 19:15 WIB
Perbatasan Turki-Suriah

Warga Suriah menyeberang ke wilayah Turki untuk melarikan diri dari konflik di negaranya.

Lebih dari 30 tentara Suriah termasuk perwira tinggi melintas ke perbatasan Turki setelah membelot dari angkatan bersenjata Suriah.

Kantor berita resmi Turki Anatolia melaporkan pada Senin (25/06) di antara yang membelot terdapat seorang jenderal, dua kolonel, dan seorang mayor bersama keluarga mereka.

Para tentara dan keluarga mereka dibawa ke kamp pengungsi Apaydin di Provinsi Hatay, sekitar empat kilometer dari wilayah perbatasan Suriah.

Menurut kantor berita Anatolia, terdapat sekitar 200 warga Suriah yang menyeberang ke wilayah Turki pada tengah malam waktu setempat. Mereka tiba di dekat kota Reyhanli, Turki.

Wartawan BBC di Istanbul, Jonathan Head, melaporkan kedatangan puluhan tentara Suriah ke Turki kali ini merupakan salah satu pembelotan terbesar sejak terjadi pergolakan di Suriah.

Tanggapan Turki

Lebih dari 33.000 orang telah melarikan diri dari Turki sejak pecah pergolakan di Suriah pada Maret 2011.

Sejauh ini pembelotan tentara Suriah terus terjadi dan sebagian besar dari mereka membelot ke pasukan oposisi di Suriah, Tentara Pembebasan Suriah.

"Mungkin itu merupakan kecelakaan. Suriah seharusnya mengeluarkan peringatan, tetapi mereka tidak melakukan itu. Tetapi tidak dibenarkan bagi Turki untuk melakukan pembalasan atas apa yang terjadi."

Yilmaz Ali Saglam

Namun sampai sekarang tidak ada bukti bahwa pembelotan tersebut berdampak besar terhadap kemampuan militer Suriah untuk bertempur, tambah wartawan kami.

Turki secara terbuka mendukung Tentara Pembebasan Suriah.

Sementara itu kabinet Turki hari ini (Senin, 26 Juni) mengadakan pertemuan untuk membahas tanggapan resmi atas penembakan pesawat tempur negara itu oleh Suriah.

Turki menegaskan pesawat ditembak jatuh pada Jumat tanpa peringatan di wilayah udara internasional.

Seorang penduduk Turki di Ankara, Yilmaz Ali Saglam, menyambut keputusan pemerintah untuk tidak mengambil tindakan terburu-buru terhadap Suriah.

"Mungkin itu merupakan kecelakaan. Suriah seharusnya mengeluarkan peringatan, tetapi mereka tidak melakukan itu. Tetapi tidak dibenarkan bagi Turki untuk melakukan pembalasan atas apa yang terjadi," tuturnya.

Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Suriah, Jihad Makdissi, mengatakan pesawat jet Turki ditembak karena melanggar wilayah udara negaranya.

Jihad Makdissi menambahkan pesawat tempur ditembak dengan senapan antipesawat dan bukan rudal. Dia juga mengatakan Suriah memegang komitmen menjaga hubungan baik dengan Turki.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.