Suriah dituduh kembali tembak pesawat Turki

Terbaru  26 Juni 2012 - 08:53 WIB

Turki mengatakan Suriah menembak salah satu pesawat yang sedang ikut serta dalam operasi penyelamatan oleh pasukan Suriah Jumat lalu.

Pesawat itu adalah pesawat pencari dan penyelamat CASA.

Wakil Perdana Menteri Turki mengatakan Suriah "harus dihukum tindakannya" tetapi Turki "tidak berniat" perang.

Nato akan mendiskusikan penembakan jet itu pada pertemuan hari Selasa yang diinisiasikan oleh Turki, salah satu negara anggota.

'Tindakan balasan'

Berbicara dalam konferensi pers yang disiarkan televisi, Wakil Perdana Menteri Turki Bulent Arinc tidak menyebutkan secara spesifik kapan insiden kedua terjadi dan tidak mengatakan apakah pesawat pencari itu tertembak.

Ia mengatakan Suriah menghentikan penembakan menyusul peringatan dari sisi Turki.

Arinc mengatakan Turki akan melindungi diri dalam kerangka hukum internasional, tetapi "tidak punya niat berperang dengan siapa pun."

Suriah bersikeras bahwa F-4 tersebut berada dalam wilayah udara mereka.

Juru bicara kementerian luar negeri Suriah Jihad Makdissi mengatakan lokasi bangkai pesawat membuktikan kebenaran pernyataan mereka.

Pasukan penjaga perairan Turki melanjutkan pencarian jet tersebut.

Ia mengatakan dalam siaran televisi nasional, "Tidak ada keraguan bahwa Suriah sengaja menembak jatuh pesawat kami di wilayah udara internasional. Fakta yang kami miliki menunjukkan bahwa pesawat kami ditembak oleh rudal pencari panas yang dipandu oleh laser."

Ia menambahkan, "Untuk menyasar pesawat dengan cara ini tanpa peringatan apa pun adalah tindakan yang sangat kejam."

Arinc juga menambahkan Turki akan memutuskan beberapa hari lagi apakah mereka akan menghentikan ekspor listrik ke Suriah, langkah yang menurutnya belum diambil karena "alasan kemanusiaan."

Turki juga mengirim surat pada Dewan Keamanan PBB dan mengatakan bahwa penembakan jet itu adalah ancaman serius terhadap perdamaian dan keamanan di wilayah tersebut.

Wartawan BBC Barbara Plett di PBB mengatakan surat itu tidak meminta dewan untuk bertindak.

Seorang pejabat Barat senior di PBB mengatakan ia tidak mengharapkan ada respon militer dari Ankara atau Nato.

Sementara itu, pencarian jet dan awaknya berlanjut, tetapi harapan menemukan keduanya mulai pudar.

Para anggota Nato mengutuk tindakan Suriah dan mengadakan pertemuan atas dasar pasal 4 konstitusi Nato yang menyatakan anggota dapat meminta dilakukannya pembicaraan jika mereka merasa wilayah mereka terancam.

Hari Senin, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Catherine Ashton mendesak Turki untuk "berhati-hati dalam mengambil tindakan balasan."

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.