Serangan bom di Irak telan korban besar

Serangan bom Irak Hak atas foto x
Image caption Sasaran pengeboman adalah jemaah yang menghadari acara keagamaan Syiah.

Paling tidak 25 orang tewas dan 40 lainnya luka-luka dalam serangan bom dengan menggunakan truk di satu pasar di Diwaniya, Irak.

Puluhan orang tewas dan terluka akibat serangkaian bom di kota-kota lain di seluruh Irak, menurut sejumlah laporan.

Di kota Karbala, empat orang meninggal dalam serangan dua bom mobil dengan sasaran jemaah Syiah.

Berbagai serangan terjadi di Irak dalam beberapa minggu terakhir.

Juni lalu merupakan bulan paling berdarah di Irak sejak pasukan Amerika ditarik mundur Desember lalu.

Bom di Karbala -yang juga melukai paling tidak 30 orang- terjadi pada saat komunitas Syiah berkumpul untuk merayakan lahirnya Imam Syiah.

Serangan di kota Sunni

Sementara ledakan di Diwaniya terjadi di dekat satu masjid pada saat jemaah menuju ke Karbala, menurut kantor berita Reuters.

Diwaniya terletak sekitar 130 kilometer dari Karbala.

Sejumlah laporan menyebutkan polisi menerapkan jam malam dan menutup semua jalan masuk ke kota.

Ledakan juga terjadi di kota dengan penduduk mayoritas Sunni, Taji, markas militer yang terletak 20 kilometer di utara Baghdad.

Tiga orang tewas di kota itu termasuk seorang polisi, sementara 15 lainnya luka-luka, menurut kantor berita AP.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas sejumlah serangan itu.

Ketua Dewan Provinsi Qadisiyah, Jubair al-Jabouri mengatakan serangan terhadap kelompok Sunni dilakukan oleh kelompok yang terkait dengan al-Qaida.

Berita terkait