Pembom bunuh diri serang masjid di Nigeria

Image caption Serangan di Maiduguri berlangsung usai salat Jumat.

Aksi bom bunuh diri menewaskan lima orang di sebuah masjid di Maiduguri, Nigeria.

Serangan itu dilakukan oleh seorang remaja lelaki yang nyaris menewaskan pemimpin Muslim tradisional yang paling dihormati di Nigeria, Shehu Umar Garbai el-Kanemi dari Borno.

Ledakan itu terjadi di sebuah masjid di pusat kota usai salat Jumat.

"Seorang bom bunuh diri meledakkan dirinya dengan menargetkan sejumlah pejabat saat kembali dari salat Jumat,'' kata Bala Hassan, komisioner polisi negara bagian Borno kepada kantor berita AFP.

Wakil gubernur Zanna Umar Mustapha mengatakan dia berdiri di samping Shehu Umar Garbai el-Kanemi saat bom meledak.

"Tuhan menyelamatkan saya dan Shehu, kalau tidak kami mungkin sudah meninggal sekarang,'' katanya seraya menambahkan bahwa pakaian ulama Islam tersebut terkena percikan darah korban.

Boko Haram

Maiduguri selama ini dikenal sebagai basis gerakan militansi Islam Boko Haram.

Wartawan BBC di Nigeria melaporkan bahwa kelompok ini sebelumnya tidak pernah menyerang masjid, tetapi sering membunuh pemimpin Muslim.

Setahun lalu, Boko Haram mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan adik bungsu Shehu di Maiduguri.

Saat itu, juru bicara kelompok ini mengatakan institusi tradisional akan menyerang mereka yang bekerja sama dengan pemerintahan.

Boko Haram, yang berarti "pendidikan Barat dilarang'' dalam bahasa Hausa, ingin menggulingkan pemerintahan Nigeria dan membangun sebuah negara Islam.

Kelompok ini menganut Islam garis keras yang melarang segala bentuk aktivitas terkait dengan budaya Barat.

Militan mereka meningkatkan serangan mereka pada tahun lalu, dengan target markas PBB di ibukota Abuja, gereja-gereja dan bangunan otoritas keamanan.

Kegagalan militer Nigeria memperbaiki situasi keamanan di bagian utara negara itu dianggap beberapa pihak sebagai penyebab militan Islam meningkatkan serangkaian serangan.

Awal pekan ini, kelompok ini mengatakan telah membunuh dua politisi di Jos yang menghadiri pemakaman orang yang tewas dalam kekerasan komunal di negara bagian Plateau, kawasan yang sering terjadi kekerasan antara Muslim dan Kristen serta animis selatan.

Boko Haram menjadi terkenal pertama kali di tahun 2009 saat menyerang kantor polisi di Maiduguri, yang menewaskan ratusan orang pendukungnya.

Tahun berikutnya kelompok ini mulai melakukan aksi penembakan dengan target pejabat pemerintahan sebagai balasan atas kematian pendiri Boko Haram saat ditahan polisi.

Berita terkait