Israel izinkan tahanan Palestina dibesuk keluarga

Keluarga tahanan Palestina Hak atas foto Reuters
Image caption Keluarga tahanan Palestina di dalam bus yang akan membawa mereka membesuk tahanan di Israel.

Sekitar 40 warga Palestina dari Jalur Gaza diizinkan untuk mengunjungi keluarga yang ditahan di Israel, yang merupakan pertama kali dalam waktu lima tahun belakangan.

Mereka merupakan keluarga dari 24 tahanan yang berada di Penjara Ramon, dan sudah tiba.

Kunjungan ini dimungkinkan setelah kesepakatan yang dicapai pada Bulan Mei, yang mengakhiri aksi mogok makan para tahanan.

Kesepakatan dicapai dengan bantuan mediasi pemerintah Mesir, namun Israel tidak berjanji untuk menghentikan yang disebut 'penahanan administratif' tanpa pengadilan dengan alasan masalah keamanan untuk melindungi sumber-sumber rahasia.

Sekitar 300 lebih dari total 4.800 tahanan Palestina ti penjara-penjara Israel bukan merupakan tersangka teroris yang ditahan tanpa proses pengadilan.

Israel melarang kunjungan ke tahanan oleh keluarga mereka dari Gaza pada tahun 2007, setelah kelompok militan Hamas berkuasa di Gaza. Saat itu Israel juga membatasi pasokan bahan-bahan pendidikan dan juga akses ke siaran TV.

Pembatasan barang

Kunjungan Senin 16 Juli ini diatur oleh Palang Merah Internasional, ICRC, dengan menggunakan bus.

Sabah al-Jerjawi dan suaminya merupakan salah satu keluarga yang mendapat kesempatan untuk membesuk putranya, yang tidak pernah diadili namun sudah ditahan selama 14 bulan.

Seperti kebanyakan keluarga yang lain, mereka berdua amat gembira namun mengatakan kegembiraan mereka dirusak oleh pembatasan yang diberlakukan.

"Dia meminta pakaian olahraga dan peralatan tempat tidur. Banyak yang mempersiapkan barang-barang ketika mendengar tentang kunjungan ini, namun Israel merusak kegembiraan kami karena kami hanya boleh membawa sebotol air dan roti," tutur Sabah kepada kantor berita Reuters.

Perjalanan pergi pulang dari Gaza ke penjara Ramon memerlukan waktu 14 jam dan waktu besuk selama 60 menit. Anak-anak dilarang ikut dan juga tidak boleh ada pemberian kepada para tahanan.

ICRC sudah mendesak agar semua tahanan Palestina yang berasal dari Gaza diizinkan untuk dibesuk keluarganya. Sebanyak 550 tahanan Palestina di Israel memiliki keluarga yang tinggal di Gaza.

Berita terkait