Tentara ditarik dari perbatasan Kamboja-Thailand

Terbaru  18 Juli 2012 - 21:57 WIB
Tentara Kamboja

Tentara Kamboja ditarik dari kawasan perbatasan Kamboja-Thailand.

Kamboja dan Thailand sudah menarik pasukan masing-masing dari kawasan perbatadan yang menjadi sengketa.

Penarikan mundur tentara ini sejalan dengan keputusan Mahkamah Keadilan Internasional, ICJ, untuk meredakan konflik selama beberapa tahun belakangan.

Bulan Juli tahun lalu, ICJ memutuskan agar militer kedua belah pihak ditarik secara menyeluruh dan bersamaan dari kawasan seluas 17,3 km2 di sekeliling Kuil Preah Vihear, yang ditetapkan sebabai kawasan demilitarisasi.

Sebagi gantinya, polisi kedua negara yang dikerahkan di kedua perbatasan.

"Saya ingin mengucapkan pujian keapda Angkatan Bersenjata Kerajaan Kamboja yang dengan berani melindungi wilayahnya," tutur Menteri Pertahanan Kamboja dalam upacara penarikan mundur tersebut.

UNESCO menetapkan kuil yang berusia sekitar 900 tahun itu sebagai Warisan Dunia pada tahun 2008.

Disambut warga

"Penarikan mundur ini merupakan langkah yang baik dan sebagai contoh bagi pihak di seberang untuk melakukan hal yang sama."

Son Sath

Penarikan tentara kedua negara disambut baik oleh warga Kamboja yang tinggal di sekitar kawasan itu.

"Penarikan mundur ini merupakan langkah yang baik dan sebagai contoh bagi pihak di seberang untuk melakukan hal yang sama," kata Son Sath, salah seorang penduduk, kepada kantor berita Reuters.

Sementara seorang tentara Kamboja mengatakan kebijakan penarikan mundur ini membuat dia bisa berkumpul kembali bersama keluarga.

Sengketa perbatasan kedua negara ini berawal sejak tahun 1950-an, ketika kekuatan kolonial Prancis mundur dari Kamboja.

Tahun 1962, ICJ memutuskan Kuil Preah Vihear merupakan milik Kamboja walau pintu masuk utama ke kuil itu berada di wilayah Thailand.

Ketegangan antara Kamboja dan Thailand di kawasan ini meningkat tahun lalu dan sempat terjadi tembak menembak pada Mei 2011.

Konflik perbatasan ini menjadi isu politik di Thailand karena menganggap pemerintah terlalu mudah menyerah pada Kamboja.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.