Pelaku penembakan diduga kirim catatan

Terbaru  26 Juli 2012 - 10:03 WIB
James Holmes

James Holmes dihadirkan ke persidangan atas kasus penembakan 12 orang di Aurora.

Pelaku penembakan di bioskop di Aurora Colorado, James Holmes, diduga mengirimkan tulisan mengenai peristiwa itu ke universitasnya, seperti dilaporkan oleh media AS.

Universitas Colorado di Denver mengkonfirmasi telah menerima paket yang mencurigakan pada Senin, yang diberikan kepada otoritas, tetapi mereka tidak mengidentifikasikan pengirimnya.

Media AS melaporkan terdakwa, yang merupakan mahasiswa ilmu syaraf yang drop out, James Holmes, mengirimkan tulisan yang memuat coretan gambar orang-orang yang ditembak.

Laporan itu dimuat di media AS, bersamaan dengan upacara pemakaman 12 korban.

Gordon Cowden, 51 tahun, merupakan orang tertua yang terbunuh. Anak remajanya juga berada di bioskop mengalami luka-luka.

James Holmes, 24 tahun, telah ditahan sebagai pelaku penembakan, yang terjadi saat pemutaran perdana film Batman di Aurora, dekat Denver, pada Jumat.

'Ilustrasi'

Fox News, mengutip sumber dari penegak hukum yang tak disebutkan namanya, yang pertama kali melaporkan bahwa tersangka disebutkan mengirimkan sebuah buku catatan yang berisi rincian peristiwa penembakan kepada seorang psikiater di universitas.

Pemakaman para korban

Dua belas jenazah korban penembakan di Aurora Colorado dimakamkan.

Menurut jaringan media itu, buku catatan itu berisi "rincian lengkap mengenai bagaimana dia akan membunuh orang-orang, menggambar apa yang dia ingin lakukan, dan menggambar dan mengilustrasikan pembunuhan tersebut.

Sementara media lain yang juga mengutip sumber yang tidak sebutkan identitasnya, menyatakan bahwa Holmes mengirimkan sebuah paket ke universitas yang berisi tulisan mengenai penembakan orang.

Tetapi universitas tersebut menyatakan hal yang berlawanan dengan laporan media, bahwa paket itu dikirimkan sebelum pembunuhan terjadi, dan bahwa bungkusan itu belum dibuka selama beberapa hari.

Pejabat di universitas, Anschutz Medical Campus mengatakan telah menerima sebuah paket yang mencurigakan pada Senin, dan segera diseilidiki dan diberikan kepada otoritas beberapa jam setelah diterima.

FBI menolak untuk berkomentar mengenai laporan yang dipublikasikan.

Tersangka yang merupakan mahasiswa program doktoral ilmu syaraf mengatakan dia meninggalkan kuliahnya pada bulan lalu.

Para korban luka masih dirawat di sejumlah rumah sakit, dan beberapa dalam kondisi kritis.

Rumah sakit di wilayah Denver yang menangani korban luka, Rabu lalu mengatakan mereka akan menghapus atau membatasi tagihan medis dalam kasus tersebut, bagi korban yang tidak memiliki asuransi kesehatan dan menghabiskan biaya perawatan yang cukup besar.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.