Militan tembak mati empat tentara Thailand

Terbaru  28 Juli 2012 - 12:39 WIB

Aksi kekerasan acap terjadi di Thailand Selatan yang diduga dilakukan kelompok Islam.

Kelompok militan di Thailand selatan menembak mati empat tentara Thailand dan melukai orang lainnya pada Sabtu (28/07) pagi, demikian keterangan juru bicara militer Thailand.

Sekitar dua puluh orang anggota militan bersenjata menyerang patroli tentara Thailand di Distrik Mayo, Propinsi Pattani di Thailand Selatan.

"Sekitar 20 orang militan bersenjata menyerang truk patroli," kata juru bicara militer Thailand, Kolonel Pramote Prom-in, kepada AFP.

Insiden itu merupakan kejadian lanjutan setelah serangan bom di Propinsi Yala, pada Rabu (25/07) yang menewaskan lima orang anggota Thailand.

Berhaluan Islam

Kelompok pemberontak berhaluan Islam sebelumnya dituding berada di balik berbagai aksi kekerasan di tiga provinsi bagian selatan, Pattani, Narathiwat dan Yala, selama delapan tahun terakhir.

Lebih dari 5.000 orang meninggal dunia akibat kekerasan itu.

Pihak berwenang Thailand memperingatkan bahwa kaum militan kemungkinan akan meningkatkan serangan selama bulan suci Ramadan.

Serangan bom dan serangan senjata dengan sasaran tentara, warga sipil termasuk warga Buddha dan Muslim, sering terjadi di kawasan selatan.

Pemerintah masih memberlakukan keadaan darurat di daerah-daerah yang paling parah dilanda kekerasan.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.